Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Siapkan 75 Dapur Nusantara dan Bus Shalawat 24 Jam: Makkah-Madinah Masuk Tahap Final Sambut Jemaah

Harry Erje • Senin, 20 April 2026 | 14:23 WIB
 Persiapan menyambut gelombang perdana jemaah haji 2026
Persiapan menyambut gelombang perdana jemaah haji 2026

Halojember – Persiapan menyambut gelombang perdana jemaah haji 2026 resmi memasuki babak akhir.

Pemerintah Arab Saudi tidak lagi bicara soal kesiapan umum, melainkan telah mematangkan detail teknis mulai dari penempatan 100 hotel di ring satu Markaziyah Madinah hingga pengoperasian armada transportasi yang akan melayani jemaah mulai pertengahan April ini.

Baca Juga: Komodifikasi di Balik War Tiket Haji, Opini oleh Agus Zainudin, Dosen Universitas Islam Jember

Berikut adalah rincian persiapan spesifik yang telah rampung di lapangan:

Akomodasi 'Ring Satu' dan Katering Cita Rasa Nusantara

Untuk memastikan kenyamanan ibadah, otoritas terkait telah mengunci kontrak 277 hotel yang tersebar di Makkah dan Madinah.

Di Madinah, konsentrasi jemaah berada di wilayah Markaziyah yang memungkinkan akses jalan kaki sangat dekat menuju Masjid Nabawi.

Sementara itu, untuk urusan perut, 75 dapur katering (23 di Madinah dan 52 di Makkah) telah melalui uji kelaikan untuk menyajikan menu khas Indonesia.

Langkah ini diambil agar jemaah tetap mendapatkan asupan gizi yang sesuai dengan lidah nusantara selama menjalankan ibadah fisik yang berat.

Mobilitas Tanpa Putus: Bus Shalawat 24 Jam

Salah satu poin krusial yang sudah disiapkan adalah pengaktifan layanan Bus Shalawat. Armada bus modern ini akan beroperasi selama 24 jam nonstop untuk menghubungkan hotel-hotel jemaah di wilayah Syisyah, Raudhah, hingga Jarwal langsung menuju terminal terdekat Masjidil Haram.

Skema ini disiapkan untuk menjamin jemaah tidak akan kesulitan transportasi meskipun berada di luar area sentral Makkah.

Siaga Medis: 1 Kloter 1 Tim Dokter

Di sektor kesehatan, persiapan dilakukan secara masif dengan menyiagakan 45 klinik kesehatan yang tersebar di dua kota suci.

Berbeda dari tahun sebelumnya, pengawasan kesehatan tahun ini diperketat dengan memastikan setiap kelompok terbang (kloter) didampingi langsung oleh satu dokter dan satu perawat sejak mendarat di bandara hingga kembali ke tanah air.

Instruksi Keselamatan di Tengah Situasi Global

Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, menegaskan bahwa seluruh fasilitas ini dibarengi dengan sistem mitigasi keamanan yang ketat.

Mengingat dinamika situasi di Timur Tengah, Presiden Prabowo Subianto memberikan instruksi khusus agar standar keselamatan jemaah menjadi prioritas di atas segalanya.

"Fasilitas seperti hotel dan katering sudah 100 persen, namun yang paling utama adalah memastikan jemaah merasa aman secara fisik maupun psikis selama berada di sini," ujar Menhaj Irfan Yusuf.

Dengan jadwal kedatangan kloter pertama pada 21-22 April 2026, seluruh petugas di Makkah dan Madinah kini telah berada di posisi masing-masing untuk memulai operasional haji tahun ini.

Editor : Harry Erje
#haji #jemaah haji