HALOJEMBER – Rencana proyek pembangunan strategis Flyover Mangli terus dimatanagkan. Meski beberapa pekan terakhir taka da kabar, namun prorgesnya terus berjalan.
Berdasarkan data rilis resmi dari PPID Kabupaten Jember, progres nyata dari megaproyek flyover Mangli telah menyentuh beberapa fase penting sebagai berikut:
Pembentukan Unit Kerja Khusus (UKK):
Pemkab Jember telah meresmikan pembentukan tim perencanaan khusus untuk mengawal program ini secara eksklusif agar pengerjaan tidak tumpang tindih.
Penyusunan Tim Teknis Lintas Sektor:
Koordinasi intensif telah berjalan bersama Kementerian PU untuk menyelesaikan penyusunan dokumen Detail Engineering Design (DED) proyek.
Survei Struktur Tanah:
Pihak berwenang telah memulai pengujian awal berupa pemetaan dan pengeboran sampel tanah di sekitar area Simpang Empat Mangli guna menganalisis kelayakan daya dukung fondasi bangunan.
Baca Juga: Gagal Mendahului di Flyover Gayam Bojonegoro, Toyota Rush Ringsek Tertimpa Truk
Sinkronisasi Pelebaran Jalan Nasional:
Proyek jembatan layang ini dipadukan langsung dengan rencana pelebaran jalan nasional lintas Tanggul–Mangli sepanjang 30 kilometer guna mencegah penumpukan kendaraan baru di sekitar ujung jembatan.
Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait menjelaskan, penyediaan infrastruktur tangguh di kawasan Mangli sangat krusial.
Ini mengingat titik tersebut merupakan pusat kepadatan mobilitas masyarakat yang menghubungkan arus logistik regional dengan kata lain menjadi pusat pertemuan semua kendaraan.
Selain mengurai kemacetan lalu lintas, percepatan proyek ini diarahkan untuk mendukung kesiapan Jember menuju era industrialisasi.
"Jika kemacetan dibiarkan, wilayah kita menjadi tidak menarik bagi investor. Jember harus maju, dan salah satu syarat utamanya adalah kesiapan konektivitas jalan yang memadai," tegas Gus Fawait.
Editor : Hariri HJ