BONDOWOSO, Halo Jember - Seluruh jemaah haji asal Bondowoso sudah meninggalkan Bumi Ki Ronggo beberapa hari lalu.
Bahkan sebagian besar, saat ini sudah melaksanakan umroh wajib di Makkah. Meski ada tiga jemaah yang tertunda keberangkatannya ke tanah suci, akibat jatuh sakit.
Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid menitipkan pesan khusus kepada seluruh calon jemaah haji agar menjaga kebersamaan, kesehatan, dan kedisiplinan selama menjalankan rangkaian ibadah haji.
Baca Juga: Amalan Salat yang Bisa Dilakukan Saat Masuk Raudhah Ketika Ibadah Haji
Menurutnya, kekompakan dan kepatuhan terhadap aturan menjadi kunci utama agar seluruh proses ibadah berjalan lancar.
“Terutama menjaga kesehatan dan tidak memforsir diri sebelum melaksanakan manasik haji,” ujarnya.
Tak sekadar berangkat menunaikan rukun Islam kelima, para jemaah juga diminta membawa doa terbaik untuk Bondowoso dan Indonesia.
Baca Juga: Berangkat Haji Tanpa Menunggu Kaya? Ini Strategi yang Banyak Dilakukan dan Bisa Ditiru
“Kami berharap mereka mendoakan kami, supaya lebih baik, tenteram, damai, dan berhasil dalam melayani masyarakat,” katanya.
Di tengah dinamika geopolitik kawasan Timur Tengah yang masih menjadi perhatian dunia, bupati menegaskan jalur ibadah haji menuju Madinah dan Makkah tetap menjadi fokus utama yang aman bagi jemaah.
“Madinah dan Makkah pasti aman,” terangnya.
Hamid juga berharap seluruh jemaah diberi kekuatan fisik dan spiritual selama berada di Tanah Suci, hingga kembali ke Indonesia dengan selamat.
Ia menekankan pentingnya menjaga citra daerah dan bangsa melalui perilaku disiplin, tertib, serta saling membantu antar jamaah.
“Ikuti arahan para petugas dan pembimbing agar seluruh proses ibadah berjalan dengan baik,” pungkasnya. (ham/kin/dwi)
Editor : Sidkin