HALOJEMBER - Usai merayakan Hari Raya Iduladha 1447 H bersama puluhan ribu masyarakat di Masjid Nasional Al-Akbar, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa langsung dihadapkan pada agenda kedinasan yang padat.
Pemprov Jatim bergerak cepat mengawal kepulangan jemaah haji sekaligus mengantisipasi dinamika ekonomi daerah.
1. Menyambut Kloter Pertama Haji di Debarkasi Surabaya
Gubernur Khofifah turun langsung menyambut kedatangan 378 jemaah haji kloter pertama asal Kabupaten Probolinggo di Debarkasi Surabaya.
Dalam peninjauan ini, Khofifah memberikan apresiasi tinggi terhadap implementasi layanan fast track berbasis biometrik yang terbukti mempercepat proses pemulangan jemaah. Ia juga memastikan seluruh fasilitas kesehatan dan pemulangan ke daerah asal siap melayani jemaah dengan optimal.
2. Memimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026
Bertepatan dengan momen awal Juni, Khofifah memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Gedung Negara Grahadi, Surabaya.
Baca Juga: Hemat BBM, Gubernur Jatim Khofifah Terus Terapkan WFH bagi ASN Setiap Rabu
Di hadapan jajaran Forkopimda dan ASN, ia menegaskan bahwa nilai Pancasila harus menjadi jangkar moral bangsa serta fondasi utama arah pembangunan di Jawa Timur.
Khofifah memaparkan bukti keberhasilan Jatim dalam merawat harmoni, yang tercermin dari pertumbuhan ekonomi positif mencapai 5,96 persen pada Triwulan I 2026.
3. Sidak Pasar Tradisional Pantau Stok Beras dan Minyakita
Guna mengantisipasi lonjakan harga pasca-libur panjang Iduladha, Gubernur Khofifah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar tradisional, salah satunya di Pasar Klojen, Kota Malang.
Langkah ini diambil demi merespons isu kelangkaan pasokan beras medium SPHP dan Minyakita di lapangan. Khofifah menginstruksikan Bulog dan dinas terkait untuk segera mempercepat distribusi logistik pangan agar harga tetap terkendali di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET).
Editor : Hariri HJ