HALOJEMBER - Gelombang bersih-bersih besar terjadi di internal kabinet pemerintahan. Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengambil keputusan krusial dengan memberhentikan secara masal jajaran pimpinan tertinggi Badan Gizi Nasional (BGN).
Adapun tiga pejabat utama yang resmi didepak dari posisinya adalah:
1. Dadan Hindayana – Mantan Kepala Badan Gizi Nasional.
2. Sony Sonjaya – Mantan Wakil Kepala BGN.
3. Lodewyk Pusung – Mantan Wakil Kepala BGN.
Baca Juga: Presiden Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana, Banyak yang Penasaran Mengapa?
Pascapencopotan ini, posisi Kepala BGN yang baru kini resmi diemban oleh Nanik Sudaryati Deyang, didampingi oleh Agustina Arumsari dan Eddy Trenggono sebagai wakil pimpinan yang baru.
Alasan Utama Pemberhentian
Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, membongkar beberapa alasan krusial di balik keputusan mendadak ini. Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi mendalam, pencopotan dilakukan karena beberapa faktor utama:
· Pelanggaran SOP dan Tata Kelola: Manajemen lama dinilai tidak disiplin dalam menjalankan Standar Operasional Prosedur (SOP) organisasi serta menunjukkan tata kelola lembaga yang buruk.
· Rapor Merah Kualitas Makanan: Ditemukan masalah serius terkait kedisiplinan dalam menjaga kualitas makanan yang seharusnya disalurkan kepada masyarakat, yang menjadi rapor merah kepengurusan Dadan.
· Dugaan Praktik Jual Beli SPPG: Lembaga ini tengah terseret isu miring mengenai dugaan transaksi ilegal atau jual beli Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan program prioritas nasional.
Editor : Hariri HJ