Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Setelah Copot Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Nanik S. Deyang Jadi Kepala BGN, Guna Lanjutkan Program Makan Bergizi Gratis

Hariri HJ • Rabu, 3 Juni 2026 | 17:15 WIB
Presiden Prabowo langsung menunjuk Nanik Sudaryati Deyang (Nanik S. Deyang) menjadi Kepala BGN baru, setelah mencopot Dadan Hindayana. (Dok. BGN)
Presiden Prabowo langsung menunjuk Nanik Sudaryati Deyang (Nanik S. Deyang) menjadi Kepala BGN baru, setelah mencopot Dadan Hindayana. (Dok. BGN)

HALOJEMBER - Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan besar-besaran pada struktur pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN). Jabatan Kepala BGN kini resmi diemban oleh Nanik Sudaryati Deyang (Nanik S. Deyang), yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala BGN.

Pencopotan Dadan Hindayana beserta dua wakil kepala pimpinan lama dilakukan setelah melalui proses pemantauan dan evaluasi kinerja yang ketat oleh pihak Istana selama hampir 1,5 tahun. Bersamaan dengan dilantiknya Nanik, Presiden juga mengangkat Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono sebagai Wakil Kepala BGN yang baru.

Baca Juga: Ketua BGN Dadan Diduga Korupsi Jual Beli Titik SPPG dan Lakukan Perombakan Massal hingga Langgar SOP

Alasan di Balik Pergantian Pimpinan

Mensesneg Prasetyo Hadi memaparkan bahwa keputusan tegas Presiden Prabowo ini didasari oleh beberapa catatan krusial selama masa evaluasi. Hal-hal utama yang menjadi perhatian meliputi:

·  Masalah Kedisiplinan SOP: Adanya ketidakdisiplinan dalam menjalankan Standar Operasional Prosedur (SOP) di lapangan.

·  Tata Kelola Organisasi: Perlunya perbaikan tata kelola internal organisasi agar pemanfaatan anggaran negara lebih transparan dan efisien.

·  Kualitas Program Makanan: Evaluasi ketat pada kualitas dan kelayakan kontrol makanan dalam program prioritas Makan Bergizi Gratis (MBG).

Baca Juga: Selain Dadan Ketua BGN, Presiden Prabowo juga Copot 2 Wakilnya karena Melanggar SOP dan Dugaan Korupsi

Komentar dan Fokus Kerja Kepala BGN yang Baru

Sebagai pimpinan baru, Nanik S. Deyang dikenal sebagai sosok tegas yang sering melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke berbagai dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Menanggapi amanat baru ini, fokus utamanya diarahkan pada pembenahan total operasional, sebagaimana dirangkum dari rekam jejak komentarnya di lapangan:

"Jangan ngakal-ngakalin saya ya. Itu uang negara! Kalau melanggar SOP, saya yang tutup dapurnya."

Rencana Strategis Nanik S. Deyang:

1. Pemberantasan Manipulasi Anggaran (Zero Corruption)
Nanik menekankan bahwa setiap rupiah program MBG berasal dari uang negara yang harus dipertanggungjawabkan dengan bersih. Ia berkomitmen menyisir unit pelayanan yang tidak disiplin atau kedapatan memperjualbelikan titik dapur pelayanan gizi.

Baca Juga: Presiden Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana, Banyak yang Penasaran Mengapa?

2. Disiplin Kelayakan Higienitas Dapur
Berdasarkan hasil pemantauannya, ia tidak menoleransi penggunaan alat masak atau fasilitas yang kotor dan tidak higienis. Standar operasional dapur SPPG akan diperketat demi memastikan hak dasar anak-anak mendapatkan makanan sehat terpenuhi dengan aman.

3. Konsolidasi Internal dan Lintas Sektor
Sesuai arahan Istana, Nanik segera melakukan koordinasi cepat di internal organisasi serta memperkuat kerja sama lintas kementerian/lembaga dan pemerintah daerah (provinsi hingga kabupaten/kota). Langkah ini diambil untuk memastikan program MBG tetap berjalan lancar tanpa hambatan transpor atau distribusi selama masa peralihan kepemimpinan.

Editor : Hariri HJ
#Nanik S. Deyang Jadi Kepala BGN #Program Makan Bergizi Gratis #prabowo #Dadan Hindayana #Mbg