Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

1 Dolar AS = 18.000 Rupiah, Mata Uang Kian Lemah, Begini Perbandingannya dengan Tetangga Ringgit, Baht, dan Peso

Hariri HJ • Kamis, 4 Juni 2026 | 17:15 WIB
Perbandingan kondisi Mata uang negara tetangga Indonesia dengan USD (briliabdillah/ai)
Perbandingan kondisi Mata uang negara tetangga Indonesia dengan USD (briliabdillah/ai)

HALOJEMBER - Pasar keuangan Tanah Air diguncang pada Kamis (4/6/2026) ketika nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) secara resmi menembus level psikologis Rp18.000 per USD, mencatatkan rekor terlemah sepanjang sejarah.

Anjloknya rupiah menjadi fakta yang kontras mengingat sebagian besar mata uang utama Asia justru menunjukkan ketahanan terhadap dolar AS yang kembali perkasa. 

Rupiah di Posisi Rp18.015 per USD ini menjadi level terlemah sepanjang sejarah, melampaui rekor sebelumnya pada masa krisis 1998 dan pandemi COVID-19.

Baca Juga: Rupiah Jebol Dolar AS Sudah Tembus Rp 18.000! Simak Dampak Ngeri Krisis Mata Uang Global Terhadap Ekonomi Nasional

Perbandingan dengan Negara Tetangga:

Malaysia - Berbanding terbalik dengan rupiah, ringgit Malaysia justru menjadi salah satu mata uang dengan kinerja terbaik di Asia pada awal 2026. 

Berdasarkan data Bank Negara Malaysia per 3 Juni 2026, kurs USD/MYR berada di kisaran 3,992 – 3,998, atau dengan kata lain 1 dolar AS setara dengan sekitar RM3,99. 

Jika dibandingkan dengan rupiah, 1 Ringgit setara dengan sekitar Rp4.494

Secara year-to-date (YTD) hingga 25 Mei 2026, ringgit tercatat menguat 2,71 persen terhadap dolar AS.

Thailand - Baht Thailand juga ikut tertekan, namun tidak separah rupiah. Kurs baht terhadap dolar AS diperdagangkan pada rentang 34,5 – 34,7 THB per dolar AS, atau dalam rupiah setara sekitar Rp545 – Rp551 per baht.

Secara year-to-date, baht melemah sekitar -3,05 persen terhadap dolar AS. Meski melemah, angka ini masih jauh lebih baik dibandingkan rupiah yang melemah hingga dua kali lipat lebih dalam (7,44 persen)

Filipina - Peso Filipina menjadi salah satu mata uang yang paling tertekan di Asia Tenggara setelah rupiah. 

Berdasarkan data per 1 Juni 2026, kurs USD/PHP berada di level 61,78 peso per dolar AS. 

Sementara data Bank Sentral Filipina (BSP) menunjukkan angka yang lebih tinggi, di kisaran 55,89 – 58,70 peso per dolar AS, sedangkan dibanding Rupiah 1 Peso setara sekitar Rp293.

Secara year-to-date, peso melemah sekitar -4,10 persen terhadap dolar AS.

Vietnam – Mata uang Dong melemah tipis 0,17% ke posisi VND 26.335 per 1 dolar AS, Sedangakan dengan Rupiah 1 Dong atau 1 VND sama dengan sekitar Rp0,69.

Myanmar - Nilai tukar Kyat memiliki keunikan tersendiri karena sangat stabil secara administratif di sekitar MMK 2.093 per dolar AS. 

Namun, di pasar gelap atau nilai tukar aktualnya, nilai Kyat bisa jauh lebih rendah, yakni sekitar MMK 3.200 – 3.500 per dolar AS, adapun jika dibanding dengan Rupiah setara dengan sekitar Rp8,58, nilai tukar ini dapat berfluktuasi sedikit tergantung pada pergerakan pasar valuta asing setiap harinya.

Laos - Kip Laos menunjukkan tren pelemahan moderat di tengah inflasi tinggi. Nilainya berada di kisaran LAK 21.900 – 22.036 per dolar AS, adapun jika dibandingkan dengan Rupiah sekitar Rp0,82.

Kamboja - Riel Kamboja terbilang paling stabil di antara negara-negara tersebut, dengan nilai tukar resmi berada di KHR 4.026 per dolar AS, adapun dengan Rupiah setara sekitar Rp4,50.

Meski begitu dilansir dari CNBC Indonesia, Ekonom UOB Kay Hian Surya Wijaksana memperkirakan rupiah akan bergerak pada kisaran Rp18.000 – Rp18.200 per dolar AS dalam jangka pendek. (mg4)

Editor : Hariri HJ
#1 Dolar AS = 18.015 Rupiah #Mata Uang Kian Lemah #Begini Perbandingannya dengan Tetangga Ringgit #Baht #dan Peso