Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Jenius, Mahasiswa Unej Kenalkan Budaya Lokal di KAUJE Fest. Ribuan Alumni Disuguhi Atraksi Reog, Bupati Rio Berharap Situbondo Punya Event Serupa

Yulio Faruq Akhmadi • Sabtu, 4 Juli 2026 | 09:16 WIB
MEMUKAI: Momen mahasiswa Unej anggota UKM Unej PSRM Sardulo Anorogo yang menampilkan tarian Reog Ponorogo dalam event Jalan Gembira KAUJE Fest 2026, Sabtu Pagi (4/7)
MEMUKAI: Momen mahasiswa Unej anggota UKM Unej PSRM Sardulo Anorogo yang menampilkan tarian Reog Ponorogo dalam event Jalan Gembira KAUJE Fest 2026, Sabtu Pagi (4/7)

Halo Jember – Kehadiran sekitar 7.000 peserta pada Jalan Gembira Nasional (JGN) III KAUJE Fest 2026 tak hanya dimanfaatkan sebagai ajang reuni alumni Universitas Jember (Unej).

Momen yang dihadiri alumni dari berbagai daerah, termasuk para kepala daerah dan pemangku kebijakan, juga dimanfaatkan mahasiswa untuk memperkenalkan kekayaan budaya lokal kepada tamu dari luar kota.

Salah satu yang mencuri perhatian adalah penampilan Paguyuban Seni Reog Mahasiswa (PSRM) Sardulo Anorogo Unej.

Kelompok seni mahasiswa itu menyuguhkan atraksi reog yang menjadi salah satu kesenian yang berkembang di wilayah Jember selatan, hasil akulturasi budaya yang dibawa para perantau dari Ponorogo.

Penampilan para mahasiswa sukses menghidupkan suasana jalan gembira. Di sejumlah titik, peserta rela berhenti sejenak untuk menyaksikan pertunjukan.

Tak sedikit yang langsung mengeluarkan telepon genggam untuk mengabadikan aksi para penari dan dadak merak, bahkan mengajak para pemain berfoto bersama.

Atraksi tersebut juga mendapat perhatian Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo. Alumnus Unej itu mengaku kagum dengan kemeriahan KAUJE Fest yang tidak hanya menjadi ajang nostalgia, tetapi juga mampu menghadirkan ruang bagi mahasiswa menampilkan potensi daerah.

"Kalau pulang ke Jember itu selalu memorable. Acara ini keren sekali, mempertemukan alumni yang sudah lama terpisah. Banyak hal yang bisa dikerjakan bersama. Mudah-mudahan nanti Situbondo juga bisa naik kelas," ujarnya saat mengikuti jalan gembira.

Pembina PSRM Sardulo Anorogo Unej Jarkasih mengatakan, keterlibatan mahasiswanya dalam KAUJE Fest menjadi bagian dari upaya mengenalkan budaya lokal kepada ribuan tamu yang datang dari berbagai daerah.

Menurutnya, mahasiswa tidak hanya aktif tampil pada kegiatan kampus, tetapi juga rutin mengikuti berbagai festival dan kompetisi seni hingga tingkat nasional.

"Anak-anak memiliki semangat tinggi untuk melestarikan budaya. Mereka tidak hanya tampil di acara seperti ini, tetapi juga telah meraih berbagai prestasi pada event nasional. Kami berharap penampilan di KAUJE Fest semakin memperkenalkan kesenian tradisional kepada masyarakat yang lebih luas," katanya.

Bagi Jarkasih, panggung di KAUJE Fest menjadi kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk menunjukkan bahwa generasi muda tetap mampu menjaga warisan budaya di tengah perkembangan zaman.

Di hadapan ribuan alumni Unej yang kini berkiprah di berbagai bidang, penampilan tersebut menjadi bukti bahwa seni tradisi tetap hidup dan terus berkembang melalui tangan para mahasiswa. (yul)

Editor : Yulio Faruq Akhmadi
#kauje fest #sardulo anorogo #reog #KAUJE