JEMBER, Halojember – Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi di kawasan Jember Sport Garden (JSG), Kecamatan Ajung, mulai menunjukkan wujudnya.
Tak hanya berdiri di atas lahan yang luas, sekolah yang diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu itu juga dilengkapi fasilitas modern, bahkan memiliki lapangan sepak bola yang disebut berstandar FIFA.
Pantauan di lokasi menunjukkan kompleks Sekolah Rakyat dibangun di kawasan yang tertata rapi dan dikelilingi lingkungan yang masih asri. Bangunan untuk jenjang SD, SMP, hingga SMA berdiri dalam satu kawasan yang berada di belakang JSG.
Baca Juga: Pastikan Siswa Betah, Kemensos RI Apresiasi Sekolah Rakyat Terintegrasi 6 Jember
Meski berdekatan dengan stadion kebanggaan warga Jember, suasana di kawasan sekolah jauh dari kebisingan lalu lintas sehingga dinilai nyaman untuk kegiatan belajar mengajar.
Proyek senilai lebih dari Rp 221 miliar tersebut digadang-gadang menjadi salah satu sekolah dengan fasilitas terbaik di Jember.
Dari udara, luas kawasan Sekolah Rakyat bahkan tampak mampu menyaingi area Jember Sport Garden. Selain gedung pendidikan, tersedia pula berbagai fasilitas penunjang yang dirancang untuk mendukung proses belajar para siswa.
Sekolah Rakyat merupakan program pemerintah yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga kategori Desil 1 dan Desil 2. Dengan fasilitas yang disiapkan, sekolah ini diharapkan mampu memberikan kesempatan pendidikan berkualitas bagi masyarakat yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap sarana pendidikan.
Keberadaan Sekolah Rakyat juga diyakini akan membawa dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Hasan, warga Jember, menilai kawasan Ajung akan semakin ramai setelah sekolah mulai beroperasi.
Jika sebelumnya aktivitas masyarakat hanya terpusat di JSG, ke depan arus kedatangan orang diperkirakan bertambah karena adanya SR.
"Keberadaan sekolah ini ke depan pasti akan mengangkat perekonomian warga sekitar. Kalau dulu orang hanya datang ke JSG, sekarang orang juga akan banyak datang ke Sekolah Rakyat," ujarnya.
Menurut Hasan, peluang ekonomi terbuka lebar bagi masyarakat sekitar, terutama pelaku usaha kecil dan petani. Kebutuhan bahan pangan hingga sayur-mayur untuk siswa maupun pengelola sekolah berpotensi dipasok dari warga setempat.
"Kalau nanti siswa SD, SMP, sampai SMA sudah penuh, tentu kebutuhan sehari-harinya juga besar. Masyarakat sekitar bisa dilibatkan untuk memasok sayuran maupun kebutuhan lainnya," katanya.
Sementara itu, Bupati Jember Muhammad Fawait memastikan Pemerintah Kabupaten Jember mendukung penuh pembangunan Sekolah Rakyat yang menjadi salah satu proyek strategis nasional Presiden Prabowo Subianto.
Baca Juga: Wamensos Agus Jabo: Luas Lahan Sekolah Rakyat 8,5 Hektare
Saat meninjau lokasi beberapa waktu lalu, Gus Fawait menyebut progres pembangunan telah mencapai sekitar 90 persen dan ditargetkan rampung pada akhir Juli 2026.
"Hari ini kami datang ramai-ramai, ini adalah sinyal kuat bahwa Jember siap menyambut dan menyukseskan program pusat," tegasnya, Jumat (10/7). (mau)
Editor : Sidkin