KEPATIHAN, Halojember - Di tengah ramainya langkah peserta jalan sehat, transaksi demi transaksi terjadi di deretan stan UMKM yang berjajar di Alun-Alun Jember, Minggu (2/8).
Peringatan Hari Koperasi ke-79 itu sengaja dikemas tak sekadar menjadi perayaan, tetapi juga memberi ruang bagi pelaku usaha binaan koperasi untuk mengembangkan usahanya.
Sebanyak 38 UMKM binaan turut dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Kehadiran mereka diharapkan mampu memanfaatkan ramainya pengunjung untuk memperluas pasar sekaligus meningkatkan penjualan.
Aktivitas ekonomi yang tercipta selama acara berlangsung diyakini mampu menghadirkan multiplier effec bagi pelaku usaha maupun masyarakat sekitar.
Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Jember Ardi Pujo Prabowo mengatakan, pelibatan UMKM menjadi salah satu fokus utama dalam peringatan Hari Koperasi tahun ini.
Selain jalan sehat, panitia juga menggelar bakti sosial dan santunan anak yatim. Namun, menurutnya, kehadiran UMKM binaan menjadi langkah nyata agar peringatan Hari Koperasi memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
"Ada sekitar 38 UMKM binaan gerakan koperasi yang kami libatkan. Harapannya kegiatan ini memberikan multiplier effect sehingga manfaatnya bisa dirasakan masyarakat luas," ujarnya.
Ardi menambahkan, pembinaan terhadap UMKM akan terus diperkuat melalui kolaborasi seluruh gerakan koperasi di Jember.
Selain meningkatkan kapasitas usaha, pihaknya juga ingin semakin mendekatkan koperasi kepada generasi muda agar mereka melihat koperasi sebagai wadah untuk bertumbuh dan mengembangkan usaha secara bersama.
Ketua Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Jawa Timur Slamet Sutanto menjelaskan, peringatan Hari Koperasi ke-79 di Jawa Timur memang diarahkan menjadi momentum untuk mengenalkan koperasi lebih dekat kepada masyarakat.
Karena itu, seluruh Dewan Koperasi Indonesia Daerah di kabupaten/kota diminta melibatkan UMKM binaan dalam setiap rangkaian kegiatan sehingga koperasi benar-benar hadir sebagai penggerak ekonomi rakyat.
Menurut Slamet, koperasi dapat menjadi rumah bagi para pelaku UMKM untuk berkembang sesuai bidang usahanya, baik koperasi produsen, konsumen, jasa, pemasaran, maupun simpan pinjam.
"Kami ingin UMKM semakin berdaya. Dengan bergabung dalam koperasi, persoalan usaha dapat diselesaikan bersama melalui semangat saling menolong dan gotong royong," katanya. (kin)
Editor : Sidkin