JEMBER, Halojember - Jember kembali mendapat perhatian Perum Bulog RI sebagai salah satu daerah penyangga pangan nasional.
Di tengah musim panen yang baru berlalu, capaian penyerapan gabah di Kabupaten Jember justru melampaui target.
Kondisi itu disampaikan Direktur Pengadaan Perum Bulog RI Prihasto Setyanto saat beraudiensi dengan Bupati Jember Muhammad Fawait, Rabu (5/8).
Audiensi tersebut membahas penguatan sinergi antara Bulog dan Pemerintah Kabupaten Jember dalam menjaga ketahanan pangan. Tidak hanya memastikan hasil panen petani terserap optimal, keduanya juga membicarakan stabilisasi pasokan, pengendalian harga pangan, hingga upaya meningkatkan kesejahteraan petani.
Dalam pertemuan itu, Prihasto menyampaikan bahwa Bulog Kantor Cabang Jember berhasil menyerap 183.020 ton gabah atau setara 93.615 ton beras.
Realisasi tersebut melampaui target penyerapan sebesar 84.908 ton setara beras, sehingga pencapaiannya menembus 110,25 persen.
Baca Juga: Rekor! Bulog Jember Tuntaskan Target Serapan Gabah Setahun Hanya dalam 4 Bulan
"Capaian ini menjadi bukti sinergi yang baik antara Bulog, Pemerintah Kabupaten Jember, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung kesejahteraan petani sekaligus menjaga ketersediaan stok pangan," ujarnya.
Sementara itu, Bupati Jember Muhammad Fawait menyambut positif capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan penyerapan gabah memberi kepastian pasar bagi petani sekaligus memperkuat posisi Jember sebagai salah satu daerah penyangga pangan nasional.
Pemkab Jember, kata dia, akan terus mendukung kolaborasi dengan Bulog agar hasil pertanian masyarakat memberikan nilai ekonomi yang lebih baik.
"Kami berkomitmen terus memperkuat koordinasi bersama Bulog untuk mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani," kata Gus Fawait.*
Editor : Sidkin