JEMBER, Halojember - Tak hanya beraudiensi dengan Bupati Jember Muhammad Fawait, Direktur Pengadaan Perum Bulog RI Prihasto Setyanto juga meninjau rantai pengadaan pangan di Kabupaten Jember.
Mulai dari penggilingan padi, mitra makloon, hingga gudang Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) menjadi sasaran monitoring untuk memastikan stok, kualitas, dan distribusi pangan tetap terjaga.
Kunjungan pertama dilakukan di Mitra Makloon Penggilingan Padi PT Salsa Mulia Perkasa.
Prihasto melihat langsung proses pengadaan gabah hingga pengolahan menjadi beras sekaligus memastikan seluruh tahapan produksi berjalan sesuai standar operasional.
Baca Juga: Direktur Pengadaan Bulog RI Temui Bupati Jember, Sampaikan Serapan Gabah Lampaui Target 110 Persen
Monitoring kemudian dilanjutkan ke Gudang PT JPLB di Bangsalsari.
Di lokasi tersebut, ia mengecek kondisi penyimpanan komoditas, pengelolaan stok, serta sistem operasional pergudangan.
Tujuannya agar kualitas beras tetap terjaga sebelum didistribusikan kepada masyarakat.
Rangkaian kunjungan ditutup di Gudang Bulog Pecoro Rambipuji.
Fokus peninjauan diarahkan pada pengelolaan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) untuk memastikan stok dalam kondisi aman serta siap disalurkan sewaktu-waktu apabila diperlukan.
"Monitoring dan evaluasi (monev, Red) ini dilakukan untuk memastikan proses pengadaan, penyimpanan, hingga distribusi pangan berjalan secara optimal sesuai standar yang berlaku," kata Prihasto, Rabu (5/8/2026).
Melalui rangkaian monev tersebut, Perum Bulog menegaskan komitmennya meningkatkan kualitas pengadaan, pengelolaan stok, dan distribusi pangan secara profesional, akuntabel, serta berkelanjutan demi menjaga ketahanan pangan nasional.*
Editor : Sidkin