Tajemtra 2026 Bikin Sejumlah Jalan Ditutup, Ini Jalur Alternatif untuk Pengguna Jalan

Sidkin • Dipublikasikan Jumat, 4 September 2026 | 20:08 WIB
Rekayasa lalu lintas selama pelaksanaan Tajemtra 2026. Ini rute alternatifnya. (IG @dinasperhubungankab.jember)
Rekayasa lalu lintas selama pelaksanaan Tajemtra 2026. Ini rute alternatifnya. (IG @dinasperhubungankab.jember)

 

JEMBER, Halo Jember – Pengguna jalan yang hendak melintas di Jember pada Sabtu (5/9/2026) perlu menyiapkan rute alternatif. Gelaran Gerak Jalan Tanggul-Jember Tradisional (Tajemtra) 2026 membuat sejumlah ruas utama yang menjadi lintasan peserta disterilkan secara bertahap, mulai dari Tanggul hingga pusat kota.

Penutupan jalur dimulai dari kawasan Tanggul menuju Pondokdalem sekitar pukul 10.00 WIB. Kendaraan dari arah barat menuju timur yang melintas di jalur tersebut akan diarahkan ke rute alternatif. Selanjutnya, penutupan mengikuti perjalanan peserta menuju kawasan kota.

Lintasan utama yang menjadi fokus sterilisasi meliputi Alun-Alun Tanggul, Simpang Tiga Gambirono Bangsal, Simpang Tiga Masjid Bangsalsari, Simpang Tiga Kali Putih, Simpang Empat Mangli, hingga Alun-Alun Jember. Karena penutupan mengikuti pergerakan peserta, waktu pemberlakuannya di setiap titik tidak bersamaan.

Baca Juga: Tajemtra 2026 Digelar Besok, Jalan Jember-Tanggul Ditutup Bertahap Mulai Pukul 10.00 WIB

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jember Gatot Triyono mengatakan, sejumlah jalur alternatif telah disiapkan untuk mengantisipasi kendaraan yang terdampak penutupan.

“Jadi kami tutup secara bertahap. Kami mengupayakan saat pelaksanaan Tajemtra tidak ada kendaraan yang lalu lalang di sepanjang jalan tersebut, biar tidak mengganggu dan menjaga keselamatan peserta Tajemtra,” katanya.

Salah satu pengalihan dilakukan dari Simpang Tiga Pondokdalem. Kendaraan yang tidak dapat melanjutkan perjalanan ke arah Jember dapat memilih jalur Kencong, Gumukmas, Puger, Balung, Wuluhan hingga Ambulu.

Baca Juga: 29 Tim Drumband Siap Sambut Peserta Tajemtra, Tampil Estafet Sepanjang Rute

Jalur tersebut juga dapat dimanfaatkan kendaraan dari arah Bondowoso yang hendak menuju Surabaya maupun wilayah barat Jember.

Sementara kendaraan yang berada di kawasan Simpang Tiga Ajung dapat dialihkan menuju Gladak Pakem.

Adapun pengguna jalan dari Simpang Tiga Wirolegi masih dapat melanjutkan perjalanan ke arah Banyuwangi maupun Bondowoso dengan mengikuti pengaturan petugas di lapangan.

Bagi pengendara yang melakukan perjalanan jarak jauh, terutama dari Surabaya menuju Banyuwangi atau sebaliknya, Dishub menyarankan menggunakan Jalur Pantura. Langkah ini untuk menghindari kepadatan di ruas Jember yang digunakan sebagai lintasan Tajemtra.

Dishub Jember bersama Satlantas Polres Jember telah menyiapkan rambu penutupan dan papan petunjuk di sejumlah titik pengalihan. Masyarakat diimbau mengatur waktu perjalanan, memilih jalur alternatif sejak awal, serta mengikuti arahan petugas agar tidak terjebak dalam antrean saat rombongan peserta melintas. (kin)

Editor : Sidkin
Tajemtra Dishub Jember Rute Alternatif rekayasa lalu lintas