Dima & Yendra Kompak Kenakan Kaos “Merdeka atau Jatuh Cinta” Turut Ramaikan dan Lestarikan Tajemtra

Yulio Faruq Akhmadi • Dipublikasikan Sabtu, 5 September 2026 | 20:20 WIB
KOMPAK: (kiri) Direktur Keuangan PDP Kahyangan, Dima Akhyar dan (kanan) Pimpinan Rumah Digital Center, Ardiyansyah Yendra bersua foto saat mengikuti kemeriahan Tajemtra 2026
KOMPAK: (kiri) Direktur Keuangan PDP Kahyangan, Dima Akhyar dan (kanan) Relawan Rumah Cinta, Ardiyansyah Yendra bersua foto saat mengikuti kemeriahan Tajemtra 2026

Halo Jember – Antusiasme mengikuti Gerak Jalan Tanggul-Jember Tradisional (Tajemtra) 2026 juga ditunjukkan Direktur Keuangan PDP Kahyangan Jember Dima Akhyar dan Relawan Rumah Cinta Ardiyansyah Yendra. Keduanya turut berjalan bersama ribuan peserta untuk meramaikan gelaran Tajemtra, Sabtu (5/9).

Ada yang menarik dari penampilan keduanya. Dima dan Ardiyansyah kompak mengenakan kaos bertuliskan “Merdeka atau Jatuh Cinta” selama mengikuti perjalanan dari Tanggul menuju Jember. Kaos unik tersebut membuat keduanya mencuri perhatian di tengah puluhan ribu peserta Tajemtra.

Berkat penampilan tersebut, keduanya bahkan disebut-sebut sebagai salah satu best kostum Tajemtra 2026. Selain tampil kompak, pilihan kostum itu turut menambah semarak suasana Tajemtra yang dikenal sebagai pesta rakyat dengan beragam atribut dan kreativitas peserta.

Baca Juga: Kilas Sejarah Tajemtra 1977 – 2026, Simbol Kesetaraan, Perjuangan, dan Jantung Ekonomi

Bagi keduanya, mengikuti Tajemtra bukan sekadar berjalan kaki menempuh jarak puluhan kilometer. Kehadiran langsung dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya ikut menjaga tradisi yang telah melekat sebagai salah satu identitas masyarakat Jember.

Dima Akhyar mengatakan, Tajemtra merupakan tradisi yang memiliki nilai tersendiri bagi masyarakat Jember. Karena itu, dirinya memilih ikut turun langsung bersama masyarakat untuk merasakan kemeriahan sekaligus ikut melestarikan tradisi tersebut.

“Kami ikut langsung karena Tajemtra ini sudah menjadi bagian dari identitas Jember. Tradisi seperti ini harus terus dilestarikan dan diramaikan bersama-sama. Bukan hanya menjadi tontonan, tetapi kita ikut menjadi bagian di dalamnya,” ujarnya.

Baca Juga: 350 Peserta Tajemtra Naik Kereta Eksekutif Stainless Steel, Jember-Tanggul Cuma Setengah Jam

Hal senada disampaikan Ardiyansyah Yendra. Menurutnya, Tajemtra memiliki daya tarik karena mampu mempertemukan berbagai lapisan masyarakat dalam satu kegiatan. Tidak ada sekat antara pejabat, pengusaha, komunitas maupun masyarakat umum.

“Tajemtra ini tradisi yang luar biasa. Semua bisa berkumpul dan berjalan bersama. Kami ingin ikut merayakan sekaligus menjaga agar tradisi ini tetap hidup dan dikenal generasi berikutnya sebagai salah satu identitas Jember,” katanya.

Keduanya pun menikmati perjalanan bersama peserta lainnya. Kaos dengan tulisan “Merdeka atau Jatuh Cinta” yang dikenakan menjadi salah satu cara mereka mengekspresikan semangat dan kegembiraan dalam mengikuti Tajemtra tahun ini. Penampilan kompak tersebut sekaligus menjadi warna tersendiri di tengah kreativitas ribuan peserta Tajemtra.

 

Editor : Yulio Faruq Akhmadi
Tajemtra