Atasi Antrean SPBU di Jember, Pertamina Tambah Alokasi BBM 100 Ribu Liter

Sidkin • Dipublikasikan Senin, 7 September 2026 | 09:36 WIB
Warga mengantre di SPBU Tegal Besar Jl Teuku Umar, Jumat (4/9/2026) malam. Untuk mengatasi antrean BBM, Pertamina menambah stok 100 KL.
Warga mengantre di SPBU Tegal Besar Jl Teuku Umar, Jumat (4/9/2026) malam. Untuk mengatasi antrean BBM, Pertamina menambah stok 100 KL.

 

JEMBER, Halojember - Antrean panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Jember, Jawa Timur, dalam beberapa hari terakhir mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember.

Bupati Jember Muhammad Fawait langsung menggelar rapat koordinasi bersama perwakilan Sales Branch Manager (SBM) dan Depo Pertamina Banyuwangi di Pendapa Wahyawibawagraha, Minggu (6/9/2026) malam.

Sebelum rapat berlangsung, Fawait mengaku telah turun langsung secara tertutup ke sejumlah SPBU untuk melihat kondisi di lapangan.

Baca Juga: Antrean BBM Mengular di Sejumlah SPBU Jember, Pertalite hingga Pertamax Sulit Didapat

Dari hasil pemantauannya, memang terjadi antrean kendaraan roda dua maupun roda empat di beberapa titik. Temuan itu kemudian ditindaklanjuti dengan koordinasi bersama Pertamina agar persoalan segera ditangani.

"Saya langsung turun ke bawah memantau kondisi riil di SPBU-SPBU yang ada di Kabupaten Jember. Memang di beberapa SPBU terjadi antrean. Karena itu kami langsung berkoordinasi dengan pihak Pertamina," ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, Pertamina memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) untuk Jember berada dalam kondisi aman. Antrean yang terjadi bukan dipicu kelangkaan BBM, melainkan kendala pada proses distribusi dan pengiriman ke sejumlah SPBU dari Kilang Tanjungwangi Banyuwangi.

Sebagai langkah percepatan penanganan, Pertamina telah menambah pasokan BBM jenis Pertalite dan Pertamax sebanyak 100 ribu liter atau 100 kiloliter (KL) dalam dua hari terakhir.

Baca Juga: Bupati Jember Gus Fawait Buka Suara soal Antrean Panjang BBM di SPBU, Ini Penjelasannya

Tambahan distribusi itu diharapkan mampu mempercepat pengisian stok di SPBU sehingga antrean kendaraan dapat segera terurai.

Pemkab Jember bersama Pertamina juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan.

Warga diminta tidak mudah percaya pada informasi yang belum tentu benar, terutama yang beredar di media sosial, karena kondisi stok BBM dipastikan mencukupi kebutuhan masyarakat.

"Masyarakat tidak perlu panik. Ini berbeda dengan kasus-kasus sebelumnya yang dipengaruhi kondisi global. Saat ini murni kendala pada proses distribusi dan pengiriman. Stok BBM nasional maupun untuk Kabupaten Jember aman," tegas Gus Fawait. (kin)

Editor : Sidkin
tambah alokasi 100 ribu liter BBM ke Jember Gus Fawait pertamina antrean bbm pemkab jember