Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Resmi! Ronaldo Cetak Sejarah 6 Kali Main di Piala Dunia, Apa Misi Baru Ronaldo di Squad Portugal?

Hariri HJ • Rabu, 20 Mei 2026 | 15:24 WIB
Ronaldo dan Squad Portugal merayakan kemenangan saat menjuarai UEFA Nations League 2025. (ai/radarsampit)
Ronaldo dan Squad Portugal merayakan kemenangan saat menjuarai UEFA Nations League 2025. (ai/radarsampit)

 

HALOJEMBER - Nama Cristiano Ronaldo kembali muncul dalam daftar resmi skuad Portugal untuk Piala Dunia 2026. Keputusan pelatih Roberto Martinez yang diumumkan Selasa malam (19/5/2026).

Ini bukan panggilan biasa, sebab di usia 41 tahun, Ronaldo mencatat sejarah sebagai pemain pertama yang tampil di enam edisi Piala Dunia. 

Menariknya, Generasi emas baru Portugal kini memenuhi lini tengah seperti Bruno Fernandes, Vitinha, Joao Neves, dan Bernardo Silva. 

Baca Juga: Jose Mourinho Sepakat Gabung Real Madrid! Florentino Perez Resmi Tendang Alvaro Arbeloa dari Santiago Bernabeu

Martinez membangun skuad yang lebih seimbang, modern, dan tak lagi bergantung total pada sang kapten, kalau bukan untuk jadi mesin gol, lantas untuk apa sebenarnya Ronaldo dibawa ke Amerika Utara?

Di atas kertas, statistik Ronaldo masih tampil ciamik di usianya yang ke-41, musim ini, ia mencetak 26 gol dalam 29 laga bersama Al Nassr.

Namun Piala Dunia bukan Liga Arab Saudi, intensitasnya berbeda, level lawannya berbeda.

Memang ini bukan kali pertama publik menyaksikan legenda yang dipanggil bukan karena performa, lantas misi Ronaldo kali ini apa? Apakah ia datang sebagai mesin gol yang siap menambah pundi 143 golnya? Ataukah perannya sudah bergeser menjadi mentor, pemimpin spiritual yang menjaga soliditas tim?

Baca Juga: Polisi Jadi Suporter Sepak Bola? Polres Jember Bakal Bentuk South Sector Police untuk Persid

Martinez sendiri memberi sinyal, ia menyebut Ronaldo sebagai "kapten yang patut dicontoh" dan menegaskan bahwa sang striker tetap akan memainkan peran yang sama seperti tiga tahun terakhir. 

Namun pelatih asal Spanyol itu juga pernah menegaskan jika bahwa status Ronaldo sebagai “ikon” bukanlah jaminan untuk mendapat menit bermain, yang berarti Ia akan tetap menilai performa dari sang kapten, apakah ia layak masuk squad atau tidak.

Squad Portugal kini punya amunisi yang justru membuat ketergantungan pada Ronaldo berkurang drastic, dimana Ronaldo, sang legenda hidup, harus berbagi panggung dengan para pemain yang usianya nyaris setengah dari dirinya.

Di forum-forum sepak bola, banyak yang berspekulasi bahwa keputusan Martinez membawa Ronaldo bukanlah murni taktik, melainkan tekanan komersial. 

Namun ada pula yang berspekulasi bahwa ini adalah strategi psikologis untuk menjaga mental skuad muda Portugal agar tak gentar di panggung besar.

Jika melihat dari pihak Ronaldo, keraguan pada dirinya sebenarnya sudah pernah dijawab dengan gamblang, dimana setahun lalu, tepatnya Juni 2025, Ronaldo memimpin Portugal menjuarai UEFA Nations League untuk kedua kalinya.

Baca Juga: Persamaan Sepak Bola Indonesia dan Italia, Opini oleh Edwin Dianto Penggemar Sepak Bola

Dimana trofi itu diraih bukan dengan status Ronaldo sebagai pelengkap, melainkan sebagai pembeda, pada partai puncak melawan Spanyol, ia mencetak gol penyeimbang di menit ke-61 yang memaksa laga berlanjut ke adu penalty.

Bahkan total, sepanjang turnamen itu ia mengemas delapan gol, hanya kalah satu gol dari Viktor Gyokeres yang berstatus top skor.

Di satu sisi, kehadiran Ronaldo adalah simbol bahwa dedikasi dan disiplin bisa memperpanjang karier hingga melewati batas nalar.

Tapi di sisi lain, banyak yang bertanya, apakah ini benar-benar tentang sepak bola, atau sekadar panggung perpisahan yang dipermanis? (mg4)

Editor : Hariri HJ
#Resmi! Ronaldo Cetak Sejarah #6 Kali Main di Piala Dunia #Apa Misi Baru Ronaldo #Squad Portugal