JEMBER, Halojember – Rezza Maulana Fahrullah sukses menjadi pahlawan sekaligus pembeda bagi Persid Jember dalam laga sengit di Stadion Jember Sport Garden (JSG) Ajung, Sabtu (6/6/2026) sore. Menghadapi Persena Nagekeo, pemain yang akrab disapa Rezza Jepang ini berhasil memecah kebuntuan lewat gol indahnya pada menit ke-74.
Gol tunggal tersebut menjadi satu-satunya pembeda di papan skor dan memastikan Persid makin mantap bertengger di puncak klasemen akhir Grup P Babak 64 Besar Liga 4 Piala Presiden.
Keputusan tim pelatih memasukkan Rezza Jepang pada menit ke-68 menggantikan M. Reza Rahmadiputra terbukti menjadi strategi yang sangat tepat.
Baca Juga: Duel Keras Persid vs Persemay, Wasit Keluarkan 9 Kartu, Persid Masih Puncaki Klasemen Sementara
Masuk sebagai supersub, ia hanya membutuhkan waktu enam menit di atas lapangan hijau untuk mengoyak jala gawang Persena Nagekeo. Gol indah tersebut tercipta melalui sepakan cerdik dari luar kotak penalti.
Rezza yang jeli melihat posisi kiper lawan sedang keluar dari sarangnya langsung melepaskan tembakan melambung. Alhasil, si kulit bundar melewati atas kepala penjaga gawang dan menghunjam deras ke jala pojok kiri atas.
Sejak babak pertama, laga sebenarnya berjalan ketat dengan aksi jual-beli serangan. Baik Persid maupun Persena sama-sama mendapatkan peluang emas.
Baca Juga: Persid Jember Bantai Juara Papua Selatan 4-0, Ajudya Eka dkk Langsung Puncaki Grup
Akan tetapi, penyelesaian akhir yang kurang klinis membuat paruh pertama ditutup dengan skor kacamata 0-0. Kebuntuan ini memaksa kedua kesebelasan melakukan rotasi di babak kedua, penyegaran skuad Macan Raung terbukti jauh lebih efektif.
Memasuki menit ke-80, tensi pertandingan kian memanas hingga berbuah kartu merah untuk salah satu pemain Persena Nagekeo. Meski bermain dengan 10 orang, Persena tetap gigih merepotkan pertahanan tuan rumah lewat skema serangan balik.
Di sisa waktu, Persid gagal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk menambah gol, sehingga skor 1-0 bertahan hingga laga usai.
Usai pertandingan, Pelatih Persid Jember Nurul Huda memberikan apresiasi tinggi atas perjuangan anak asuhnya di lapangan. Kendati ada strategi yang tidak berjalan sesuai rencana awal, ia bersyukur target poin penuh bisa tercapai dan seluruh kondisi fisik pemain aman.
"Kami ucapkan terima kasih atas perjuangan pemain. Akhirnya kami bisa memenangkan pertandingan ini. Dan yang terpenting, semua pemain tidak ada cedera. Dengan begitu, pertandingan berikutnya bisa main semua," ungkap Huda.
Kemenangan ini mengukuhkan dominasi mutlak Persid Jember di puncak klasemen Grup P dengan raihan 9 poin sempurna dari 3 laga, surplus 6 gol, dan tanpa kebobolan. Sementara itu, posisi kedua dihuni oleh Persemay dengan 3 poin (selisih gol 0), diikuti Golden di tempat ketiga dengan 3 poin (selisih gol -4).
Sementara itu, Persena Nagekeo terdampar di dasar klasemen dengan raihan 3 poin (selisih gol -2). Skuad kebanggaan warga Jember ini pun melenggang mulus menuju babak 32 besar.*
Editor : Sidkin