JEMBER, Halojember – Pembubaran skuad Persid Jember pada Sabtu (20/6/2026), tidak hanya menjadi penutup kompetisi Liga 4 musim 2025/2026.
Momen tersebut juga menandai dimulainya evaluasi besar-besaran untuk menyongsong musim depan setelah target promosi ke Liga 3 gagal diwujudkan.
Setelah menembus putaran nasional dan mencapai babak 32 besar Liga 4 Piala Presiden, manajemen dan yayasan menilai masih banyak aspek yang harus dibenahi. Evaluasi tidak hanya menyasar pemain, tetapi juga menyangkut persiapan tim, manajemen, dan langkah strategis menghadapi kompetisi berikutnya.
Ketua Yayasan Persid Jember Baru Jember Maju Ardi Pujo Prabowo menegaskan tidak semua pemain yang membela Persid musim ini otomatis akan kembali memperkuat tim musim depan. Menurutnya, yayasan akan terlebih dahulu menyusun kebutuhan tim dan membangun kerangka skuad yang lebih kuat.
"Tentu kami akan melakukan evaluasi. Kami akan menyesuaikan kebutuhan tim dan mempersiapkan kerangka tim yang kuat. Karena memang kami berkeinginan untuk bisa lolos ke Liga 3," ujarnya.
Ardi mengatakan yayasan berencana memulai persiapan lebih awal dibanding musim ini. Langkah tersebut dinilai penting agar Persid memiliki waktu lebih panjang untuk membangun tim yang kompetitif dan mampu bersaing hingga merebut tiket promosi.
"Kami mohon maaf kepada seluruh masyarakat pecinta sepak bola Jember karena belum bisa mencapai target yang kami inginkan, yaitu lolos ke Liga 3. Insyaallah kami akan berjuang maksimal dan memperkuat tim ini menjadi sebuah keluarga yang kuat sehingga ke depan bisa lebih baik," katanya.
Manajer Persid Jember M. Sholahuddin Amrullah menyebut evaluasi juga akan menjadi bahan introspeksi bagi manajemen. Menurutnya, perjalanan musim ini memberikan banyak pelajaran berharga yang harus dijadikan bekal untuk menghadapi kompetisi mendatang.
Jo menegaskan bahwa manajemen tetap mengapresiasi perjuangan seluruh pemain, pelatih, dan ofisial yang telah membawa Persid hingga putaran nasional.
Ia juga berterima kasih kepada pemerintah daerah, yayasan, PSSI Jember, sponsor, serta suporter yang terus mendukung perjalanan tim.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah mendukung Persid selama musim ini. Dukungan dari pemerintah daerah, yayasan, PSSI Jember, sponsor, suporter, dan masyarakat Jember sangat berarti bagi perjalanan tim," ujarnya.
Meski gagal mencapai target utama, Persid musim ini berhasil menunjukkan bahwa mereka mampu bersaing di level nasional.
Kini fokus berikutnya adalah menyusun kekuatan baru dan memastikan kegagalan promosi musim ini menjadi pelajaran untuk mewujudkan target yang sama pada musim depan.*
Editor : Sidkin