JEMBER, Halojember – Lapangan Tenis GOR PKPSO Kaliwates dipenuhi semangat para petenis muda sepanjang akhir pekan.
Sebanyak 107 atlet dari tujuh kabupaten/kota di Jawa Timur ambil bagian dalam Turnamen Tenis Junior Kejurwil V Jember.
Event ini tak hanya menjadi ajang perebutan gelar juara, tetapi juga menjadi wadah pembinaan sekaligus penjaringan atlet menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027.
Turnamen mempertandingkan nomor tunggal putra dan putri dari kelompok umur (KU) 8, 10, 12, 14, hingga 16 tahun. Para peserta datang dari Jember, Kabupaten Probolinggo, Kota Probolinggo, Lumajang, Situbondo, Bondowoso, dan Banyuwangi.
Baca Juga: Petenis Senior Jember Bawa Polda Jatim Juara di Kejuaraan Tenis Lapangan Piala Kapolri 2025
Selain memperebutkan medali, kejuaraan ini juga menjadi pintu menuju level kompetisi yang lebih tinggi. Para juara di setiap kelompok umur berhak melaju ke Piala Gubernur Jawa Timur, dengan biaya pendaftaran ditanggung oleh Pengurus Provinsi Persatuan Lawn Tennis Indonesia (Pengprov Pelti) Jawa Timur.
"Ini sebagai bentuk apresiasi Pengprov Pelti atas prestasi yang telah diraih para juara," ujar Sekretaris Pelti Jember, Surakno, Minggu (5/7/2026).
Bagi Pelti Jember, Kejurwil memiliki arti lebih dari sekadar turnamen rutin. Kompetisi ini menjadi kesempatan untuk memantau perkembangan petenis muda yang berpotensi memperkuat kontingen Jember pada Porprov Jatim 2027.
Atlet yang tampil konsisten dan menunjukkan perkembangan akan masuk dalam radar tim pelatih sebagai bagian dari regenerasi.
Surakno menjelaskan, hasil evaluasi dari Kejurwil akan menjadi salah satu dasar dalam menyusun kekuatan tim Porprov mendatang.
Atlet-atlet yang menunjukkan performa terbaik berpeluang mengisi lapis kedua tim utama sebagai bagian dari proses pembinaan jangka panjang.
"Ini bagian dari pembinaan atlet. Untuk Jember, kejuaraan ini menjadi bagian penjaringan atlet menuju Porprov. Mereka bisa masuk second line atau ring kedua tim utama Porprov 2027," jelasnya.
Pelti Jember juga tidak hanya mempersiapkan tim untuk Porprov 2027. Atlet-atlet yang saat ini masih berlaga di kelompok usia muda diproyeksikan menjadi tulang punggung tenis Jember pada Porprov 2029.
Oleh karena itu, pengalaman bertanding di berbagai kejuaraan dinilai sama pentingnya dengan hasil yang diraih.
"Terpenting saat ini adalah mereka meraih pengalaman bertanding dan jam terbang. Sehingga bisa berkembang menjadi atlet utama Jember pada Porprov 2029," pungkas Surakno.
Setelah semua partai dipertandingkan, piala pun diserahkan kepada para juara. Penyerahan itu dilakukan oleh Pengprov Pelti Jatim, Sekretaris KONI Jember, dan pengurus Pengkab Pelti Jember. *
Editor : Sidkin