JEMBER, Halo Jember – Perjalanan puluhan ribu peserta Tajemtra tahun ini tak hanya ditemani panjangnya jalan dari Tanggul menuju Jember. Di sepanjang rute, suara tabuhan drumband dan marching band bakal silih berganti menyambut para pejalan.
Sebanyak 29 tim disiapkan tampil secara estafet untuk memberi warna baru pada Gerak Jalan Tanggul-Jember Tradisional (Tajemtra), Sabtu (5/9/2026).
Tim-tim tersebut ditempatkan di sejumlah titik sepanjang rute sekitar 30 kilometer, mulai dari Alun-Alun Tanggul hingga Alun-Alun Jember.
Mereka berasal dari berbagai kelompok, mulai drumband tingkat SD dan SMP hingga marching band. Dengan konsep tersebut, peserta tidak akan terus berjalan dalam suasana yang sama karena setiap titik akan menghadirkan penampilan berbeda.
Baca Juga: SK Bupati Turun, Pencairan Hadiah Tajemtra Tinggal Menunggu Waktu
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar) Jember Regar Jeane Dealen Nangka mengatakan, pelibatan drumband secara masif merupakan inovasi baru dalam sejarah Tajemtra.
Selama 49 tahun penyelenggaraan sejak 1977, konsep tersebut belum pernah diterapkan.
“Ini sesuatu yang baru di Tajemtra. Sejak mulai tahun 1977 sampai sekarang atau sudah 49 tahun, baru kali ini kami melibatkan drumband secara masif. Total ada 29 grup drumband yang akan tampil di sepanjang rute,” katanya, Jumat (4/9).
Bukan sekadar tampil di pinggir jalan, masing-masing tim juga membawa bagian dari rangkaian atraksi estafet. Mereka akan memainkan musik sekaligus membawa bendera yang nantinya diserahkan kepada tim berikutnya di titik selanjutnya.
Baca Juga: 288 Peserta Tajemtra Naik Kereta ke Tanggul Gratis, DAOP 9 Jember: Semua KA Eksekutif
Bendera itu terus berpindah dari satu kelompok ke kelompok lain hingga akhirnya mencapai garis finis di Alun-Alun Jember.
“Sebagian besar grup drumband yang terlibat berasal dari satuan pendidikan, baik di bawah Dinas Pendidikan maupun Kementerian Agama," terangnya.
Rangkaian penampilan akan ditutup oleh korps musik (korsik) Pemkab Jember dari Satpol PP. Korsik tersebut dijadwalkan mulai berjalan dari Kantor DPMPTSP hingga Alun-Alun Jember.
Konsep tersebut sengaja dibuat agar penampilan antartim terasa saling terhubung. Selain menjadi hiburan bagi masyarakat yang menonton, keberadaan drumband di sepanjang lintasan juga diharapkan bisa menjaga semangat peserta yang menempuh perjalanan puluhan kilometer.
Baca Juga: Warga Jember Wajib Tahu! Ini Jalan yang Ditutup dan Rute Alternatif saat Tajemtra Digelar Sabtu Ini
“Kami ingin ada daya tarik baru. Selain menjadi penyemangat peserta, penampilan drumband ini juga diharapkan menarik animo masyarakat untuk datang menyaksikan Tajemtra,” ujarnya.
Untuk diketahui, Tajemtra 2026 mencatat jumlah peserta terbanyak sepanjang sejarah penyelenggaraannya, yakni mencapai 25.613 orang pendaftar. Dengan peserta sebanyak itu dan tambahan atraksi di sepanjang lintasan, harapannya Tajemtra tak hanya menjadi agenda olahraga, tetapi juga hiburan dan rekreasi yang mampu menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat di sepanjang rute.
Editor : Sidkin