Tim Sepak Bola Porprov Jember Jalani Ujicoba Lawan Perseba Bangkalan, Begini Hasil dan Evaluasinya

Yulio Faruq Akhmadi • Dipublikasikan Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB
DUEL: Pertandingan ekshibisi tim sepak bola putra Poprov Jember (putih) melawan tim dari Liga 4 Perseba Bangkalan di Stadion Jember Sport Garden (JSG), Jumat (18/9) lalu.(Sidkin Halo Jember)
DUEL: Pertandingan ekshibisi tim sepak bola putra Poprov Jember (putih) melawan tim dari Liga 4 Perseba Bangkalan di Stadion Jember Sport Garden (JSG), Jumat (18/9) lalu.(Sidkin Halo Jember)

Halo Jember - Hasil imbang 1-1 mewarnai uji coba tim sepak bola putra Porprov Jember menghadapi Perseba Bangkalan, tim yang berlaga di Liga 4. Pertandingan tersebut digelar seusai opening ceremony Liga Pelajar dan Turnamen Antar-Kecamatan Piala Bupati Jember di Stadion Jember Sport Garden (JSG), Jumat (18/9).

Namun, skor akhir bukan menjadi satu-satunya hal penting yang bisa dipetik skuad Jember dari pertandingan ini. Sebab duel menghadapi tim dengan level kompetisi lebih tinggi menjadi kesempatan untuk mengukur kesiapan sekaligus mental para pemain muda.

Asisten Pelatih Porprov Jember Bilibig Dian Mahrus mengatakan, pertandingan tersebut memberikan pengalaman berharga bagi skuadnya yang mayoritas dihuni pemain usia SMA.

Para pemain mendapat gambaran langsung mengenai tekanan pertandingan ketika menghadapi lawan yang secara level kompetisi berada di atas mereka. 

“Saya pikir level lawan ini di atas kita, mungkin dua level. Alhamdulillah anak-anak maksimal dan bisa menunjukkan permainan yang cukup bagus. Ini menjadi modal dan karakter untuk menghadapi Pra Porprov,” katanya.

Baca Juga: Ratusan Petenis Muda Ramaikan Kejurwil V Jember, Jadi Ajang Berburu Bibit Porprov 2027

Jember sempat tertinggal setelah Perseba mencetak gol pada awal babak kedua. Namun, respons cepat ditunjukkan skuad tuan rumah dengan mencetak gol penyeimbang hanya berselang sekitar tiga menit melalui tendangan luar kotak penalti dari Faisal.

Baginya, kemampuan pemain merespons tekanan seperti itu menjadi bagian penting dari proses pembentukan tim. Meski secara taktikal, lanjutnya, masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang harus dibenahi. Evaluasi tersebut dinilai wajar mengingat persiapan tim Porprov Jember masih berada dalam tahap awal.

Bili menyebut skuadnya baru menjalani sekitar empat kali pertemuan sebelum uji coba melawan Perseba. Sehingga koordinasi permainan dan pemahaman taktikal belum sepenuhnya terbentuk. “Tentu banyak evaluasi. Ke depan, kami akan perbaiki dan latihan rutin,” terangnya.

Terpisah, Pelatih Kepala Perseba Bangkalan Wimba Sutan Fanosa mengatakan, sekitar 40 persen pemain yang diturunkan masih berstatus trial. Sehingga pertandingan di Jember dimanfaatkan untuk melihat kemampuan mereka ketika menghadapi tekanan pertandingan tandang.

“Saya ingin melihat pemain-pemain yang trial ini bagaimana kualitasnya ketika mendapat pressure main away. Itu yang terutama menjadi tujuan kami dalam uji coba ini,” katanya.

Wimba juga memberikan penilaian positif terhadap karakter pemain Jember yang disebutnya memiliki mental bertanding yang kuat. Ia mengaku sudah mengetahui karakter tersebut sejak beberapa tahun sebelumnya.

“Pemain Jember itu militan dan susah ditebak. Saya melihat kualitas dan mentalnya bagus. Mereka punya kompetisi internal yang membuat pemain saling bersaing, dan itu salah satu yang membuat Jember bagus dari dulu,” pujinya. (kin/dwi/yul)

 

Editor : Yulio Faruq Akhmadi
persid sepak bola porprov