KEBONSARI, Halo Jember – SMAN Balung (SMABA) Jember keluar sebagai kampiun Bahlil Mini Soccer Zona 10 Jember setelah melewati drama adu penalti melawan SMAN Rambipuji (SMARA), Sabtu malam (2/10/2026).
Duel dua tim Jember barat tersebut berlangsung ketat sejak menit awal hingga harus ditentukan melalui titik putih. SMABA akhirnya memastikan gelar juara sekaligus mengamankan tiket ke zona provinsi.
Sejak awal pertandingan, kedua tim tampil dengan tempo tinggi. Jual beli serangan terjadi, tetapi tidak ada yang mampu memecah kebuntuan hingga turun minum.
Baca Juga: Bonus Tak Terduga, Empat Semifinalis Bahlil Mini Soccer Zona 10 Dapat Rp50 Juta dan Beasiswa PIP
Rambipuji kemudian mendapat hadiah penalti setelah pemain belakang Balung melakukan handball di dalam kotak terlarang, dan kapten Raditya Adi Ramadan yang menjadi eksekutor berhasil membawa timnya unggul.
Balung tidak membutuhkan waktu lama untuk merespons. Hanya berselang dua menit, Muh Aqmal Hadi mencetak gol penyama kedudukan setelah timnya membangun serangan dari lini belakang.
Skor kembali seimbang hingga waktu normal berakhir dan pertandingan pun harus dilanjutkan melalui adu penalti.
Baca Juga: Wakil Jember Melaju ke Bahlil Mini Soccer Tingkat Jawa Timur
Ketegangan semakin terasa di titik putih. Tiga penendang pertama dari masing-masing tim sama-sama sukses menjalankan tugasnya sehingga belum ada yang mampu menciptakan jarak.
Penentuan kemudian terjadi pada penendang keempat ketika eksekutor Rambipuji Galang Dio M gagal setelah sepakannya melambung di atas mistar, sedangkan penendang Balung mampu menuntaskan tugasnya untuk memastikan kemenangan 5-4.
Pelatih SMAN Balung Heri Candra menyebut keberhasilan tersebut tidak lepas dari proses yang dibangun sejak pertandingan awal. Strategi membangun permainan dari lini belakang menjadi salah satu pola yang terus diterapkan timnya sepanjang turnamen.
“Memang ada beberapa strategi khusus. Permainan ini hampir sama dengan sepak bola dan anak-anak juga pemain sepak bola semua, jadi dari belakang, dari build up itu yang kami inginkan untuk mencapai hasil yang baik,” ujar Candra seusai pertandingan.
Namun, perjalanan menuju gelar juara tidak sepenuhnya mulus. Jadwal pertandingan yang cukup padat membuat kondisi fisik pemain menjadi perhatian, terlebih beberapa pemain sebelumnya mengikuti latihan Popda Jember pada pagi hari.
Baca Juga: SMAN Rambipuji Tantang SMAN Balung di Final, Bahlil Mini Soccer Zona 10 Jember
Candra mengakui stamina menjadi salah satu bahan evaluasi setelah pemain harus menjalani semifinal dan kemudian langsung tampil di partai puncak.
“Evaluasi memang dari stamina, karena sebagian besar pemain tadi pagi sudah ada yang latihan Popda. Istirahatnya masih kurang maksimal, apalagi setelah semifinal sore dilanjutkan final,” katanya.
Setelah menjadi kampiun Zona 10, SMAN Balung masih memiliki pekerjaan berikutnya di tingkat regional Jawa Timur. Candra memastikan tim akan mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk membawa nama Jember dalam persaingan berikutnya.
Baca Juga: Suporter Saling Kirim Teror dari Tribun, Demi Menyemangati Peserta Turnamen Bahlil Mini Soccer,
“Pastinya untuk persiapan kami akan maksimal. Kami tidak hanya putus di sini saja, kami akan mewakili Kabupaten Jember dan ke depannya bisa lebih baik lagi,” tegasnya.
Pada perebutan tempat ketiga, SMKN 2 Jember mengalahkan SMKN 5 Jember dengan skor 3-1. Selain gelar juara, turnamen ini juga memberikan uang pembinaan, yakni Rp4 juta untuk SMAN Balung, Rp3 juta bagi SMAN Rambipuji, Rp2 juta untuk SMKN 2 Jember, dan Rp1 juta untuk SMKN 5 Jember. (kin/nur)
Editor : Sidkin