AJUNG, Radar Jember – Persid Jember membuka pintu bagi pemain sepak bola yang ingin menjadi bagian dari skuad Macan Raung untuk mengarungi Liga 4 Jawa Timur musim 2026/2027.
Seleksi yang digelar di Stadion Jember Sport Garden (JSG), Ajung, itu tidak hanya menyasar pemain asal Jember, tetapi juga memberi kesempatan bagi talenta dari luar daerah.
Manajemen ingin mendapatkan pemain terbaik sekaligus menemukan bibit-bibit muda yang bisa memperkuat tim.
Seleksi dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni Sabtu dan Minggu, 17–18 Oktober 2026, mulai pukul 07.00.
Pemain yang bisa mengikuti penjaringan awal ini adalah mereka yang lahir pada 2004 hingga 2009, sesuai regulasi Asprov PSSI Jawa Timur.
Baca Juga: Karhutla Masih Mengancam, Akademisi Unmuh Ingatkan Pentingnya Benahi Tata Kelola Lingkungan
Manajer Persid Jember M. Sholahuddin Amrullah mengatakan, seleksi tersebut merupakan tahap awal untuk menyaring pemain sebelum masuk proses berikutnya.
Setelah penjaringan, pemain terpilih akan menjalani trial. Sedangkan penentuan nama yang masuk skuad diserahkan kepada jajaran pelatih.
“Jadi dua hari itu sebagai penjaringan awal. Setelah itu nanti kami akan ada sistem trial. Baru nanti selebihnya kami serahkan kepada jajaran pelatih untuk nama-nama pemain yang akan dibawa,” katanya, kemarin (15/10).
Pria yang akrab disapa Om Jo itu menjelaskan, kesempatan terbuka ini menjadi peluang bagi pemain yang belum tergabung dalam klub internal PSSI Jember untuk menunjukkan kemampuan.
Manajemen juga telah berkoordinasi dengan PSSI Jember terkait pelaksanaan seleksi, tetapi jangkauannya tidak dibatasi untuk pemain lokal saja.
“Ini juga untuk umum, mungkin pemain-pemain yang tidak terdaftar di klub internal Jember, luar Jember boleh, silakan semuanya boleh ikut,” imbuhnya.
Persid juga masih membuka komunikasi dengan pemain yang memperkuat tim pada musim sebelumnya. Namun, mereka tidak otomatis mendapat tempat karena kondisi fisik dan kemampuan tetap menjadi pertimbangan pelatih.
Dengan begitu, seleksi kali ini menjadi kesempatan bagi pemain lama maupun pendatang baru untuk bersaing secara terbuka.
“Mudah-mudahan ada bibit-bibit muda yang juga muncul,” pungkasnya. (kin/dwi)
Editor : Yulio Faruq Akhmadi