Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Peran Generasi Muda dalam Penggunaan Instagram untuk Komunikasi Sosial dan Kampanye Isu Sospol. Opini: Mahasiswa Untang Surabaya

Dwi Siswanto • Selasa, 19 November 2024 | 01:19 WIB

 

Salvi, Gita, Zawitry : Mahasiswa Untag Surabaya
Salvi, Gita, Zawitry : Mahasiswa Untag Surabaya

Instagram menjadi salah satu platform utama bagi generasi muda Indonesia untuk menyebarkan kampanye sosial. Fitur "Add Yours" memungkinkan pengguna untuk berbagi foto atau video terkait tema tertentu dan mengajak orang lain berpartisipasi.

Pada wawancara tanggal 14 November 2024, bersama tiga mahasiswa dari Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya yakni Gita, Salvi, dan Zawitri, mereka berbagi pengalaman dalam memanfaatkan fitur ini untuk mengkomunikasikan serta mengkampanyekan isu sosial.

Gita menjelaskan bahwa fitur ini sangat efektif untuk mengangkat isu sosial, seperti kesehatan mental, keberagaman, hingga politik Indonesia.

"Kami pernah menggunakan fitur ini untuk menyebarkan kesadaran tentang pentingnya partisipasi politik pemuda, seperti pada pemilu yang lalu. Dengan 'Add Yours', kampanye ini bisa mengajak lebih banyak orang untuk berbicara tentang isu-isu politik yang penting," kata Gita.

Salvi menambahkan bahwa fitur ini juga relevan untuk kampanye internasional, seperti dukungan terhadap Palestina. 

Baca Juga: Beras Sachet 200 Gram: Alternatif Hemat di Tengah Harga Beras yang Meningkat

"Pada saat kampanye solidaritas Palestina, kami mengajak orang untuk berbagi pesan dukungan dalam satu thread. Itu sangat membantu memperkuat suara kami dalam menunjukkan kepedulian terhadap masalah kemanusiaan global," ungkapnya.

Melihat fenomena ini, komunikasi sosial melalui Instagram menjadi sarana yang sangat penting untuk membangun kesadaran tentang isu-isu besar. Menurut Zawitri, salah satu kunci sukses kampanye adalah cara penyampaian informasi. 

"Media sosial memberi ruang bagi kami untuk menyampaikan pesan dengan cara yang lebih kreatif. Misalnya, dengan 'Add Yours', kami bisa mengajak audiens untuk berbagi cerita pribadi yang relevan dengan isu yang kami angkat. Ini menciptakan komunikasi yang lebih humanis, atau istilahnya lebih relate" ujar Zawitri.

Melihat perkembangan media komunikasi digital di Indonesia yang begitu pesat, Gita, Salvi, dan Zawitri memiliki harapan besar tentang peran generasi muda dalam kampanye sosial melalui Instagram. Mereka berharap bahwa penggunaan media sosial dapat lebih bijak dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Baca Juga: Terobosan Baru dalam Dunia Pendidikan, Begini Pernyataan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah

"Generasi muda memiliki peran penting dalam mengedukasi masyarakat tentang isu-isu sosial. Kami tidak hanya menggunakan media sosial untuk berbagi foto atau cerita pribadi, tetapi juga untuk menyuarakan perubahan yang kami sebagai mahasiswa inginkan. Saya harap, kedepannya, semakin banyak anak muda yang sadar akan kekuatan media sosial sebagai media komunikasi dan memanfaatkannya untuk hal-hal yang lebih bermanfaat," ujar Salvi.

Gita menambahkan, "Kita harus lebih cerdas dalam menggunakan platform ini. Media sosial bisa jadi alat yang sangat powerful untuk membawa perubahan sosial, asalkan kita tahu cara menggunakannya dengan tepat."

Baca Juga: Tim Produksi Drama Korea Bitch X Rich Konfirmasi Syuting Season 2 di Bulan Desember

Harapan yang sama juga disampaikan oleh Zawitri, "Kami percaya bahwa dengan komunikasi yang tepat dan pesan yang kuat, media sosial bisa menjadi alat untuk membangun kesadaran sosial dan politik yang lebih baik."

Melalui fitur "Add Yours" di Instagram, generasi muda Indonesia dapat memanfaatkan media sosial untuk menyebarkan pesan kampanye sosial dengan cara yang lebih personal dan interaktif.

Kampanye tentang isu-isu politik Indonesia, seperti partisipasi pemuda dalam pemilu, atau isu internasional seperti solidaritas terhadap Palestina, menunjukkan bagaimana komunikasi sosial dapat menciptakan perubahan.

Baca Juga: Melihat Robot dari Tim Robotika Unej, Raih Penghargaan dalam Konter Robot Indonesia

Dengan menggunakan platform ini secara bijak, generasi muda dapat membangun komunikasi yang lebih inklusif, edukatif, dan mempengaruhi masyarakat untuk bertindak positif dalam berbagai isu sosial.

 Dengan adanya artikel ini dibuat untuk tugas Mata Kuliah Sistem Komunikasi Indonesia, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, dengan Dosen Pengampu Bapak Drs. Widiyatmo Ekoputro, MA

 

Penulis: 

  1. Salvinia Hawaida NIM. 1152300040
  2. Zawitri Damayanti NIM. 11523001353
  3. ⁠Indah Gita Cahyani NIM. 1152300274

Baca Juga: Viral! Jual Kain Kafan di TikToK, Tawarkan Promosi dengan Cosplay Pocong

 

 

Editor : Dwi Siswanto
#instagram #universitas 17 agustus #politik indonesia #Komunikasi Sosial #untag surabaya