HALOJEMBER – Pecinta mobil Eropa, merek yang satu ini patut diperhitungkan. Yaitu BMW. Bahkan, mobil ini desainnya tak lekang oleh jaman. Mobil tua BMW pun juga patut jadi tunggangan. Lantas apa saja yang harus perhitungkan dalam merawat mobil BMW ‘tua’ ini?
Mobil BMW adalah singkatan dari Bayerische Motoren Werke, atau dalam bahasa Inggris yakni Bavarian Motor Works. Perusahaan yang berkantor pusat di Muenchen, Jerman, ini sudah tenar sejak awal kemunculannya, sekitar 1916 silam.
Karena desain bagian depannya yang mempertahankan dua lubang bagian grill atau disebut grill dua ginjal atau dua kacang. Bagian lampu utama juga sama dari waktu ke waktu. Yaitu dengan memakai dua lampu, baik kiri ataupun kanan.
“Asyiknya memiliki BMW itu desainnya tidak lekang oleh jaman. Karena antara BMW tua dan baru pun untuk grillnya itu secara dasar itu sama begitu juga dengan lampu utamanya,” Oki Hudabayu.
Sebagai Ketua Bavaria atau BMW Jember, Oki menjabarkan, bahwa BMW ini mobil sporty yang tak termakan jaman. Oleh karena itu BMW sangat cocok sekali sebagai tunggangan anak muda.
“Desain sporty sangat cocok untuk anak muda,” katanya.
Bila uang masih minimalis, tapi ingin memiliki mobil oke dan sporty, maka tidak salahnya memiliih mobil tua dari BMW. Meskipun tua, kata Oki, rasanya menunggangi BMW itu tidak terkesan jadul. Bahkan, mobil BMW keluaran 80 an sampai 90 an patut diperhitungkan.
Namun, kata dia, ada hal-hal yang penting dalam merawat mobil BMW tua, keluaran tahun 80 an ataupun 90 an.
Oki yang juga memiliki bengkel spesialis di Jember ini mengaku, kesalahan paling fatal dalam merawat mobil BMW tua adalah tidak memperhatikan kelistrikan.
“Sering salahnya yaitu memodifikasi soundnya. Sehingga, menimbulkan permasalahan,” paparnya.
Rerata, kata dia, pemilik mobil BMW itu mengganti soundnya itu ke bengkel modifikasi. Sedangkan, mobil modifikasi rata-rata berpengalaman menambahkan sound ke mobil Jepang. Bukan mobil Eropa termasuk BMW.
“Kelistrikannya mobil Eropa dengan Jepang ini berbeda. Kalau tidak mau resiko, lebih baik tidak usah mengganti soundnya. Biarkan standar saja,” ucapnya.
Mobil Eropa rata-rata memiliki kekedapan yang bagus. Karena memakai bahan peredam suara yang tebal, maka kelistrikan juga harus diperhatikan. Bila terjadi korsleting listrik, maka tidak salah rawan terjadi kebakaran.
Mengapa demikian? Lagi-lagi karena bagian body mobil memiliki peredam yang cukup tebal dan baik. Bila ada percikan api bisa menimbulkan kebakaran.
Oleh karena itu, kata dia, dalam merawat mobil tua termasuk BMW kelistrikan tidak boleh disepelekan. Bila mobil dirasa terlalu tua, maka alangkah baiknya mengganti kabel baru. Bukan menyambung kabel lama dengan baru. Sementara untuk kaki-kaki BMW tua, kata Oki, tidak perlu diragukan.
Editor : Dwi Siswanto