Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

HOAX apa Fakta? Elon Musk, Ubah Tesla dari Mobil Listrik ke Mobil Bahan Bakar Air

Dwi Siswanto • Rabu, 4 Desember 2024 | 01:59 WIB
gambar yang muncul di medsos perihal mobil bahan bakar air dari Elon Musk
gambar yang muncul di medsos perihal mobil bahan bakar air dari Elon Musk

HALO JEMBER – Raksana mobil listrik Tesla, kembali mencuri perhatian warga net Indonesia.

Bukan perkara produk mobil listriknya. Atapun investasi mobil listrik tesla ke tanah air. Namun, baru-baru ini ada kabar CEO Tesla, Elon Musk akan membuat mobil tesla bahan bakar air. Bahkan, akan merubah mobil listrik tesla menjadi mobil berbahan hidrogen.

Media sosial mulai instagram hingga facebook banyak yang menarasikan hal tersebut. Narasinya sebagai berikut. "Elon Musk: Mesin Air Tesla Akan Menghancurkan Seluruh Industri Mobil". Informasi tersebut diunggah pada tanggal 17 November 2024.

Berbagai komentar warganet pun bermunculan. Mulai dari komentar mobil listrik bukan mobil masa depan. Kabar itu pun juga dikaitkan nama Aryanto Misel.

Aryanto Misal adalah warga Cirebon yang namanya sempat viral. Viralnya karena menciptakan alat merubah air sebagai energi motor. Alat itu dinamakan Nikuba atau singkatan dari Niku Banyu.

Kembali ke isu Elon Musk yang merubah Tesla menjadi mobil tenaga air bukan lagi listrik, setelah dicek faktanya ternyata unggahan tersebut hanya hoax. Hal itu setelah ditelusuri pada akun X milik Elon Musk @elonmusk, tidak ditemukan pernyataan soal pengembangan mobil bertenaga air.

Hal itu juga diperkuat oleh website www.komdigi.go.id

Hox mobil tesla yang bakal diubah menjadi mobil bahan bakar air
Hox mobil tesla yang bakal diubah menjadi mobil bahan bakar air

Elon Musk pada pemberitaan Juli 2023 menyebut kendaraan dengan bahan bakar air merupakan sesuatu yang konyol. Elon Musk mengatakan bahan bakar hidrogen tidak dapat digunakan secara alami. Artinya, perlu banyak energi untuk memisahkan unsur hidrogen dan oksigen yang terkandung dalam air (H2O).

Dia menjelaskan, gidrogen juga mesti “dipadatkan” dalam tekanan yang sangat tinggi agar dapat disimpan dalam sebuah tabung. Menurut Elon Musk, jumlah energi yang dibutuhkan untuk membuat hidrogen dan mengubahnya menjadi bentuk cair sangat besar dan tidak efisien untuk bahan bakar.

PENJELASAN BRIN

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) pernah menjelaskan tentang merubah air menjadi sumber energi yang bisa pengganti BBM.

Pernyataan itu muncul setelah Nikuba karya Aryanto Misel itu viral.

Melalui podcast Aiman Witjaksono, Peneliti Laboratorium Motor Bakar, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Arifin Nur memberi penjelasan terkait temuan air menjadi bahan bakar.

Dia menjelaskan, pada prinsipnya air memang bisa diubah menjadi bahan bakar, namun untuk saat ini belum efisien. “Itu memang benar, air bisa dipisahkan menjadi hidrogen dan oksigen, tapi bila dilihat dari efisiensinya itu tidak masuk,” ujar Arifin.

Untuk memisahkan unsur air itu membutuhkan energi yang sangat besar. Apalagi air adalah unsur paling stabil di dunia.

Pada saat itu, sekitar tahun 2012 ada pihak yang mengaku menghasilkan temuan mengubah air menjadi bahan bakar. Temuan ini disambut baik oleh PT. PLN dengan target dapat melakukan efisiensi bahan bakar hingga 5 persen. “Setelah dilakukan pengujian ternyata hasilnya tidak seperti yang klaim oleh penemu,” tambahnya.

Pada temuan ini dikatakan Arifin, secara prinsip berhasil memisahkan molekul air dan menjadi bahan bakar. Pasalnya untuk memisahkan molekul air menjadi hidrogen dan oksigen itu membutuhkan energi yang besar, dan jumlah energi yang digunakan untuk memisahkan tidak seimbang dengan energi yang dihasilkan.

“Energi listrik yang digunakan untuk elektrolisis air menjadi hidrogen dan oksigen itu lebih besar dibandingkan dengan energi yang dikeluarkan oleh motor dinamo yang digerakkan turbin,” ungkapnya.

Arifin menganggap temuan viral terkait mengubah air menjadi bahan bakar mempunyai kesamaan cara kerja dengan penemuan sebelumnya.  Namun teknologi yang digunakan justru masih lebih canggih penemuan pihak lain sebelumnya.

Terkait temuan seperti ini, Arifin menganjurkan kepada siapa saja yang menghasilkan sebuah temuan hendaknya dilakukan pengujian terlebih dahulu di laboratorium agar hasil temuan tersebut dapat dibuktikan secara ilmiah.

Untuk melakukan pengujian tidak harus di laboratorium yang besar, dan di Indonesia sudah banyak tempat pengujian untuk skala kecil.

“Untuk kasus ini bisa dilakukan pengujian di bengkel-bengkel motor dahulu kemudian dilanjutkan pengujian ke laboratorium yang berstandar agar mendapatkan jaminan yang benar,” lanjutnya.

Editor : Dwi Siswanto
#Mobil Listrik Tesla #tesla #Aryanto Misel #mobil tesla bahan bakar air #mobil bahan bakar hidrogen