Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Prabowo: Banyak Pemimpin Dunia Gagal Menjaga Perdamaian, Indonesia Diminta Perkuat Persatuan

Yulio Rj • Rabu, 11 Maret 2026 | 15:12 WIB

Presiden Prabowo  acara Peringatan Nuzulul Qur’an Tingkat Kenegaraan Tahun 1447 H/2026 M di Istana Negara, pada Selasa, 10 Maret 2026. Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev
Presiden Prabowo acara Peringatan Nuzulul Qur’an Tingkat Kenegaraan Tahun 1447 H/2026 M di Istana Negara, pada Selasa, 10 Maret 2026. Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev

HaloJember – Presiden Prabowo Subianto menyoroti kondisi dunia yang saat ini dinilai semakin tidak menentu dan sarat ketegangan geopolitik.

Meski banyak negara memiliki kekuatan besar, upaya menjaga perdamaian global disebut masih menghadapi berbagai tantangan.

Hal itu disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan pada Peringatan Nuzulul Qur’an Tingkat Kenegaraan 1447 H di Istana Negara, Selasa (10/3/2026).

Dalam pidatonya, Prabowo menyinggung situasi global yang menurutnya dipenuhi ketidakpastian bahkan potensi bahaya.

Ia menilai kekuatan besar yang dimiliki sejumlah negara belum sepenuhnya mampu menjamin stabilitas dunia.

“Di tengah dunia sekarang yang penuh ketidakpastian, bahkan penuh bahaya. Di mana banyak pemimpin di dunia yang memiliki kekuatan besar tidak dengan lancar menjaga perdamaian yang kita perlukan, yang diperlukan oleh seluruh umat manusia,” ujar Prabowo.

Melihat kondisi tersebut, kepala negara menekankan pentingnya memperkuat persatuan di dalam negeri sekaligus membangun kerja sama dengan negara lain. Menurutnya, solidaritas antarbangsa menjadi kunci menghadapi situasi global yang tidak menentu.

“Kita sebagai bangsa Indonesia bersama banyak-banyak bangsa lain, kita perlu untuk menggalang persatuan di antara kita, menggalang kerukunan di antara kita untuk menghadapi keadaan penuh ketidakpastian ini,” imbuhnya.

Prabowo juga mengajak masyarakat tetap optimistis menghadapi tantangan global. Ia menilai dengan komitmen dan tekad yang kuat, bangsa Indonesia tetap mampu mencapai tujuan nasional.

“Kita harus yakin bahwa pada ujungnya yang benar yang akan menang. Dengan tekad dan komitmen yang jelas dan teguh, insyaallah apa yang kita cita-citakan akan kita capai bersama,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Prabowo turut menegaskan kembali tanggung jawabnya sebagai Presiden untuk melindungi seluruh rakyat Indonesia serta menjaga keutuhan negara.

“Sebagai Presiden Republik Indonesia, saya selalu ingat akan tugas yang dibebankan kepada saya, yaitu melindungi seluruh tumpah darah Indonesia dan seluruh rakyat Indonesia,” tegasnya.

Ia menambahkan, komitmen Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia sejalan dengan nilai-nilai yang diwariskan para pendiri bangsa serta ajaran berbagai agama yang menjunjung tinggi kemanusiaan dan persaudaraan.(yul)

Editor : Yulio Faruq Akhmadi
#persatuan #indonesia #pemimpin dunia #Presiden Prabowo Subianto #konflik abbas hamas soal penyerahan senjata gaza #menjaga perdamaian #konflik