HaloJember – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bergerak cepat mengantisipasi dampak musim kemarau yang diprediksi BMKG berlangsung April hingga Agustus 2026.
Dalam instruksi terbarunya di Gedung Negara Grahadi, Kamis (2/4/2026), Khofifah menekankan pentingnya langkah preventif untuk menjaga stabilitas produksi pertanian sebagai lumbung pangan nasional.
Gubernur Khofifah menginstruksikan seluruh Bupati/Wali Kota di Jawa Timur untuk mengaktifkan "Brigade Kekeringan" di tingkat daerah.
Langkah ini mencakup pemetaan wilayah rawan kekeringan, rehabilitasi jaringan irigasi, pembangunan sumur air dangkal, serta pemanfaatan teknologi pompanisasi dan perpipaan untuk mengoptimalkan sumber air yang ada.
Instruksi ini dikeluarkan menyusul proyeksi BMKG mengenai kemarau yang berpotensi menyebabkan risiko kekeringan di sejumlah wilayah Jatim.
Khofifah menegaskan, pemerintah tidak boleh menunggu dampak terjadi baru bertindak. Ketahanan pangan harus dijaga agar produksi pertanian tetap optimal meski di tengah tantangan iklim.
Ada pun sasaran kegiatan ini adalah sebagai berikut:
Petani dan Sektor Pertanian: Memastikan lahan sawah tetap mendapatkan air, terutama dengan percepatan masa tanam menggunakan varietas tahan kering.
Ketahanan Pangan Daerah & Nasional: Menjaga pasokan pokok (beras, dll) agar tidak terjadi kenaikan harga signifikan akibat gagal panen (inflasi).
Wilayah Rawan Kekeringan: Pemetaan dan penanganan cepat di wilayah-wilayah yang biasanya terdampak kekurangan air bersih.
"Sinergi menjadi kunci. Pemerintah daerah harus bergerak bersama dengan petani, penyuluh, dan seluruh stakeholder agar produksi pertanian, khususnya pangan, tetap optimal," tegas Khofifah.
Baca Juga: Gubernur Khofifah: Penetrasi Pasar untuk Stabilitas Beras di Jember
Selain itu, langkah ini sejalan dengan prioritas pembangunan Pemprov Jatim 2026 yang fokus pada penguatan infrastruktur dan sosial-ekonomi.
Ringkasan Tambahan Kegiatan Khofifah (Januari-April 2026)
Selain fokus ketahanan pangan, berikut kegiatan utama Khofifah lainnya:
Awal April 2026: Menerapkan Work From Home (WFH) bagi ASN Pemprov Jatim setiap hari Rabu untuk efisiensi BBM.
Maret 2026: Meresmikan Sirkuit Suryo Magetan dan membuka Gubernur Cup Racing Series 2026.
Februari 2026: Menegaskan peran Jawa Timur sebagai pusat talenta digital dan memaksimalkan penggunaan AI dalam penyiaran radio.
Editor : Hariri HJ