Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Bupati Jember Gus Fawait Ajak Pelajar Rayakan Kelulusan dengan Sedekah Seragam, Mengapa?

Sidkin • Minggu, 10 Mei 2026 | 07:00 WIB
Bupati Jember Gus Fawait mengajak.seluruh pelajar yang lulus merayakan kelulusannya dengan menyedekahkan seragam mereka. (Maulana/Radar Jember)
Bupati Jember Gus Fawait mengajak.seluruh pelajar yang lulus merayakan kelulusannya dengan menyedekahkan seragam mereka. (Maulana/Radar Jember)

 

JEMBER, Radar Jember - Euforia kelulusan siswa, khususnya pelajar SMA/SMK sederajat, seringkali menuai sorotan.

Di satu sisi dianggap perayaan keberhasilan, tapi di sisi lain kerap terjebak dalam budaya negatif seperti konvoi ugal-ugalan hingga aksi corat-coret seragam.

Fenomena itu mendapat perhatian serius dari Bupati Jember Muhammad Fawait.

Baca Juga: Masih Dibuka! Ini 10 Kampus Sasaran Beasiswa BSI 2026, Mahasiswa SNBP Jadi Prioritas

Gus Fawait, sapaan akrabnya, memberikan pesan menyentuh kepada pelajar putih abu-abu ini agar perayaan kelulusan jadi momentum transisi kedewasaan, bukan ajang pamer perilaku negatif di jalanan.

"Adik-adik anakku semuanya, yang mau kelulusan SMA/SMK, pertama, saya ucapkan selamat atas kelulusannya. Kedua, nanti setelah kelulusan, saya berharap adik-adik merayakan kelulusan yang positif," katanya, dalam keterangan resminya, belum lama ini (4/5).

Ia menyoroti kebiasaan corat-coret seragam yang seolah sudah menjadi ritual wajib. Menurutnya, daripada merusak pakaian sekolah dengan cat semprot, akan jauh lebih mulia jika seragam tersebut disalurkan kepada yang membutuhkan.

Baca Juga: Sebanyak 94 Siswa SMKN 5 Jember Lolos SNBP 2026, Terbanyak se-SMK SMA Cabdin Jember–Lumajang

"Tidak perlu corat-coret, jangan sampai naik motor bareng-bareng dan dianggap hal yang negatif. Kalau punya baju jangan dicorat-coret, mending diberikan kepada adik-adik kita yang membutuhkan," pintanya.

Gus Fawait menilai bahwa kualitas seorang lulusan tidak hanya diukur dari nilai di atas kertas, tetapi juga dari cara menjaga ketertiban umum.

Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan etika (akhlak).

"Saya berharap dari kelulusan ini ada hal-hal yang positif yang bisa kita gerakkan bersama," harapnya.

Menutup pesannya, ia mengajak para siswa yang kini telah menyandang status mahasiswa untuk tetap rendah hati dan tidak melupakan nilai spiritual dalam melangkah ke jenjang yang lebih tinggi.

"Sekali lagi selamat, jaga ketertiban, dan hari ini jadi mahasiswa," pungkas dia. (mau/dwi)

Editor : Sidkin
#Lulusan SMA/SMK #rayakan kelulusan #Konvoi kelulusan #Bupati Jember Gus Fawait #pelajar jember