Ancaman AI Bisa Goyahkan Stabilitas Negara dengan Biaya Murah, Presiden Prabowo Kembali Beri Peringatan

Hariri HJ • Dipublikasikan Senin, 11 Mei 2026 | 18:30 WIB
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memberikan peringatan akan bahaya hoaks AI karena ada yang berpotensi membuat keributan dan memecah belah bangsa. (nurhariri/ai/halojember)
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memberikan peringatan akan bahaya hoaks AI karena ada yang berpotensi membuat keributan dan memecah belah bangsa. (nurhariri/ai/halojember)

HALOJEMBER – Presiden RI Prabowo Subianto kembali memberikan peringatan serius terkait pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

Menurutnya ini bisa berpotensi disalahgunakan untuk merusak stabilitas negara dan mengganggu.

Dalam arahannya pada Rapat Kerja Pemerintah bersama Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Presiden menyoroti bahwa ancaman keamanan saat ini telah bergeser dari metode militer konvensional ke ranah digital.

Brikut Poin-Poin Penting Pernyataan Presiden:

·         Penyalahgunaan AI dan Fitnah: Presiden mengungkapkan kekhawatirannya akan penggunaan AI untuk menciptakan berita bohong (hoaks) dan fitnah.

Dahulu kirim pasukan, kirim bom. Sekarang tidak perlu, mungkin dengan permainan medsos, dengan fitnah, hoaks," ujar Presiden, melansir YouTube Sekretariat Presiden.

Baca Juga: Presiden Prabowo Tinjau Sentra Pertanian Modern, Kuatkan Pangan Dengan Terobosan Teknologi

·         Korban Manipulasi AI: Prabowo berbagi pengalaman pribadinya menjadi sasaran teknologi deepfake, di mana suara dan penampilannya dimanipulasi.

Beliau menceritakan pernah melihat video AI di mana suaranya diubah menjadi merdu saat bernyanyi, serta pidato dalam bahasa asing yang tidak pernah dilakukannya.

·         Ancaman Echo Chamber: Presiden memperingatkan bahwa satu orang kini bisa mengendalikan ribuan akun untuk menciptakan kegaduhan di media sosial, atau dikenal sebagai fenomena echo chamber, yang dapat menyesuaikan kepentingan pihak tertentu di ruang publik.

Baca Juga: 7 Hari Giat Presiden Prabowo di Kancah Internasional dan Humanisme Dalam Kepemimpinan

·         Ajakan Waspada: Presiden Prabowo mengajak masyarakat dan jajaran pemerintah untuk terus mawas diri dan menggunakan teknologi secara bertanggung jawab serta bijak.

Pernyataan ini menegaskan komitmen pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo untuk memperkuat pertahanan di bidang siber dan keamanan informasi di era digital ini.

Editor : Hariri HJ
Ancaman AI Goyahkan Stabilitas Negara Biaya Murah Presiden Prabowo hoaks