Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Gus Fawait Putuskan Trio Aktivis Untuk Benahi PDP Kahyangan: Satu Tahun Tak Ada Progres Malu Dong!

Yulio Faruq Akhmadi • Jumat, 15 Mei 2026 | 20:19 WIB
ERA BARU: Bupati Jember Muhammad Fawait melantik tiga direksi baru PDP Kahyangan, di Pendapa Wahyawibawagraha, Rabu (13/5) malam.  (DISKOMINFO JEMBER)
ERA BARU: Bupati Jember Muhammad Fawait melantik tiga direksi baru PDP Kahyangan, di Pendapa Wahyawibawagraha, Rabu (13/5) malam. (DISKOMINFO JEMBER)

PATRANG, Halo Jember - Bupati Jember Muhammad Fawait resmi melantik jajaran Direksi Perusahaan Daerah Perkebunan (PDP) Kahyangan Jember, di Pendapa Wahyawibawagraha, Rabu (13/5) malam.

Pelantikan ini menandai babak baru bagi BUMD andalan Jember tersebut dengan nakhoda yang berasal dari latar belakang aktivis.

Tiga nama besar yang menduduki kursi kepemimpinan tersebut adalah Gogot Cahyo Baskoro sebagai Direktur Utama, Dima Akhyar sebagai Direktur Umum dan Keuangan, serta Nyoman Aribowo sebagai Direktur Produksi, Pemasaran, dan Pengembangan.

Dalam arahannya, Gus Fawait, sapaan dia, menegaskan bahwa PDP Kahyangan memiliki posisi yang jauh lebih strategis dibanding sekadar penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Ia menilai BUMD ini harus menjadi instrumen utama dalam pengentasan kemiskinan dan pengungkit ekonomi rakyat.

"PDP ini bersentuhan langsung dengan masyarakat, terutama di kantong-kantong kemiskinan. Saya menaruh harapan besar pada direksi baru," katanya, usai pelantikan.

Gus Fawait memberikan pesan tajam kepada ketiga direksi yang dikenal sebagai tokoh aktivis ini. Ia menekankan agar mereka tidak membawa sifat baper (bawa perasaan) dalam menjalankan tugas profesional.

"Tiga-tiganya adalah aktivis. Aktivis tidak boleh baperan, tidak boleh anti-kritik. Harus berpikir out of the box dan buktikan dengan kinerja yang nyata melalui angka-angka," pintanya.

Ia juga meminta direksi PDP Kahyangan untuk tidak lagi menggunakan persepsi atau adu argumen kosong dalam melaporkan kinerja.

Ia menuntut bukti autentik berupa data terkait pertumbuhan ekonomi, penanganan stunting, hingga angka kematian ibu dan bayi sebagai dampak dari kehadiran PDP di tengah masyarakat. 

"Ya tentu malu dong kalau satu tahun enggak ada progres. Karena jangan sampai hanya nanti kinerja dibuktikan dengan persepsi atau adu kata-kata, tapi kita adu data," tegasnya. (mau/nur)

Editor : Yulio Faruq Akhmadi
#gogot #Gus Fawait #PDP Kahyangan