HALO JEMBER – Langkah lobi internasional yang gencar dilakukan oleh Presiden RI Prabowo Subianto ke berbagai negara besar dinilai bukan sekadar kunjungan formalitas belaka.
Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menyebut, rangkaian lawatan luar negeri tersebut merupakan strategi krusial untuk menjaga keseimbangan geopolitik sekaligus mengamankan kepentingan nasional di kancah global.
Apresiasi tinggi ini salah satunya datang dari parlemen.
Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Sugiat Santoso, menegaskan bahwa kepemimpinan diplomasi yang ditunjukkan oleh Presiden saat ini mencerminkan taktik kelas tinggi yang sangat diperhitungkan oleh dunia internasional.
Baca Juga: Presiden Prabowo Resmikan 1.000 Kopdes Merah Putih Hari Ini!
"Indonesia sedang dipimpin oleh seorang patriot yang tahu persis bagaimana cara memenangkan kepentingan nasional di luar negeri," ujar Sugiat Santoso dalam keterangan resminya.
Menavigasi Kepentingan Nasional di Tengah Ketegangan GlobalMenurut Sugiat, di tengah eskalasi konflik regional dan ketidakpastian geopolitik global yang kian memanas, posisi Indonesia sebagai negara non-blok yang aktif sangat diuji.
Lawatan Presiden ke negara-negara mitra strategis dinilai menjadi benteng pertahanan diplomatik agar ekonomi dan kedaulatan domestik tidak ikut terombang-ambing oleh arus persaingan kekuatan besar dunia.
Kemampuan komunikasi geopolitik Prabowo dinilai mampu menempatkan Indonesia pada posisi tawar yang dihormati, baik di blok barat maupun timur.
Diplomasi ini tidak hanya mengamankan sektor pertahanan, tetapi juga membuka keran investasi dan kerja sama strategis yang berdampak langsung pada penguatan ekonomi di dalam negeri.
Gaya Diplomasi Sat-Set dan TegasAnggota legislatif tersebut juga menambahkan bahwa kehadiran Indonesia di panggung internasional saat ini terasa jauh lebih berbobot.
Karakter kepemimpinan yang tegas namun fleksibel membuat posisi Indonesia kian diperhitungkan sebagai juru damai sekaligus mitra ekonomi yang seksi bagi negara-negara maju.
Baca Juga: Bahasa Indonesia paling Mudah di Pelajari, Bahasa Jawa, Sunda, dan Bali Paling Sulit
DPR RI memastikan akan terus mengawal dan mendukung langkah-langkah strategis pemerintah dalam melakukan diplomasi luar negeri, sepanjang hal tersebut membawa dampak positif bagi kesejahteraan rakyat dan stabilitas nasional.