HALO JEMBER – Langkah berani Prancis di panggung diplomasi Eropa mendapat sorotan dan apresiasi tinggi dari Pemerintah Indonesia.
Presiden RI Prabowo Subianto secara khusus menyampaikan rasa hormat dan apresiasinya kepada Prancis yang dinilai menjadi salah satu negara Eropa pelopor dalam menyuarakan dukungan nyata terhadap kemerdekaan Palestina.
Dukungan konsisten yang ditunjukkan oleh negara mode tersebut dinilai memberi angin segar bagi perjuangan kemanusiaan di Timur Tengah, di tengah masih pasifnya sebagian besar negara-negara Barat lainnya.
Sikap Tegas Prabowo: Solusi Dua Negara Adalah Mutlak
Dalam pernyataannya, Presiden Prabowo menegaskan kembali posisi tegas Indonesia yang tidak akan pernah bergeser dalam mendukung hak-hak rakyat Palestina.
Menurutnya, konflik yang telah berlangsung puluhan tahun ini tidak akan pernah selesai jika akar masalahnya tidak diselesaikan dari hulu.
"Tidak mungkin ada perdamaian yang abadi di Timur Tengah tanpa adanya Solusi Dua Negara (Two-State Solution)," tegas Prabowo.
Baca Juga: DPR RI Ungkap Misi Strategis Lawatan Prabowo ke Luar Negeri: Demi Keseimbangan Geopolitik Dunia
Presiden menyatakan bahwa pengakuan kedaulatan penuh atas negara Palestina yang merdeka dan berdaulat di samping Israel adalah satu-satunya jalan keluar yang logis dan adil demi menghentikan pertumpahan darah.
Prancis Dobrak Tembok Stigma Eropa
Apresiasi yang dilayangkan Prabowo bukan tanpa alasan.
Di bawah konstelasi politik Eropa yang cenderung bias, manuver diplomatik Prancis yang berani mendesak gencatan senjata dan mendorong solusi politik bagi Palestina dianggap sebagai langkah kepemimpinan yang progresif di Uni Eropa.
Indonesia berharap sikap pionir dari Prancis ini dapat memicu efek domino bagi negara-negara Eropa lainnya untuk mengambil langkah serupa, guna menekan eskalasi konflik dan mewujudkan stabilitas kawasan global.
Melalui sinergi internasional seperti ini, Indonesia berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan negara-negara mitra strategis—termasuk Prancis—di berbagai forum dunia guna memastikan bantuan kemanusiaan serta jalur diplomasi politik untuk Palestina tetap berjalan tanpa hambatan.(yul)
Editor : Yulio Faruq Akhmadi