Halo Jember - Kabupaten Jember dikabarkan akan kembali menerima bantuan revitalisasi sekolah tahun 2026 ini dalam cukup yang cukup besar.
Kepastian itu dikemukakan langsung oleh Bupati Jember Muhammad Fawait.
Saat berbicara di hadapan para kepala sekolah (Kepsek) di SMPN 7 Jember (23/5), ia memamerkan efektivitas lobi politiknya ke Jakarta yang membuahkan lonjakan dana revitalisasi sekolah hingga Rp90 miliar di tahun 2025 kemarin.
Gus Fawait, sapaan dia, secara terbuka mengakui bahwa posisinya sebagai kader Presiden Prabowo Subianto menjadi kartu As dalam meyakinkan kementerian terkait untuk menyuntikkan anggaran ke Jember.
"Mumpung Bupati Jember kadernya Presiden Prabowo, kita manfaatkan sebaik-baiknya," kata Politisi Partai Gerindra ini.
Kemampuan fiskal daerah yang terbatas sering kali menjadi batu sandungan bagi kepala daerah dalam menyelesaikan krisis infrastruktur.
Namun, Gus Fawait meyakini melalui lobi-lobi via jalur politik yang dimilikinya, pembangunan Jember tidak akan berjalan sendiri tanpa bantuan APBN.
Ia juga menepis anggapan bahwa dana puluhan miliar tersebut jatuh begitu saja dari langit.
Menurutnya, ini adalah buah dari penetrasi diplomasi daerah yang agresif ke kementerian terkait, bersenjatakan data riil yang mulai dibenahi.
Tren positif ini diklaim akan berlanjut, di mana Jember diproyeksikan kembali mengamankan porsi jumbo anggaran pusat untuk tahun anggaran 2026.
"Insya Allah Jember akan kembali mendapatkan revitalisasi sekolah, salah satu yang terbesar se-Indonesia, di tahun 2026. Ini adalah perjuangan kita.
Bantuan itu tidak seperti air hujan dari langit yang tiba-tiba turun. Kita harus berjuang dan meyakinkan pusat," pungkas mantan anggota DPRD Jawa Timur itu. (mau/nur/yul)
Editor : Yulio Faruq Akhmadi