HALOJEMBER – Kunjungan kenegaraan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, ke Prancis membuahkan hasil konkret bagi perekonomian nasional.
Dalam lawatan strategis tersebut, Indonesia sukses mengantongi empat kesepakatan komersial baru bernilai fantastis, yakni mencapai US$ 3,5 miliar atau sekitar Rp 61,25 triliun (asumsi kurs Rp 17.500/USD).
Berdasarkan keterangan resmi Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, seluruh capaian ini lahir dari momentum peluncuran France-Indonesia High Level Business Council.
Baca Juga: Presiden Prabowo Resmikan 1.000 Kopdes Merah Putih Hari Ini!
Forum bisnis tingkat tinggi ini mempertemukan 30 pemimpin perusahaan raksasa dari kedua negara dengan total kapitalisasi pasar gabungan mencapai US$ 1,3 triliun.
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani, menegaskan bahwa pencapaian ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan global terhadap iklim investasi Indonesia.
Detail 4 Sektor Kesepakatan Strategis RI-Prancis
Kerja sama senilai Rp 61,25 trili diinisiasi melalui France-Indonesia High Level Business Council yang dipimpin oleh pihak swasta dari kedua negara. Fokus kesepakatan tersebut meliputi:
· Energi Hijau: Pengembangan green refinery untuk transisi energi bersih.
· Pertahanan: Transfer teknologi dan manufaktur radar militer lokal.
· Perdagangan: Perluasan akses pasar produk Indonesia di Eropa.
· SDM: Kolaborasi pendidikan dan riset industri.
Setibanya di Halim Perdanakusuma, Presiden Prabowo disambut oleh Wapres Gibran Rakabuming Raka beserta jajaran menteri dan pimpinan TNI/Polri.
Editor : Hariri HJ