Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

KDKMP Dapat Armada Operasional, Bupati Gus Fawait Siapkan Koperasi Desa Jadi Penopang Ekonomi Warga Jember

Sidkin • Senin, 8 Juni 2026 | 20:04 WIB
Armada truk koperasi desa merah putih (KDMP) yang akan dibagikan kepada KDMP di Alun-Alun Jember. (SYAKUR)
Armada truk koperasi desa merah putih (KDMP) yang akan dibagikan kepada KDMP di Alun-Alun Jember. (SYAKUR)

 

JEMBER, Halojember - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember mulai memperkuat peran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dengan menyerahkan sejumlah kendaraan operasional berupa mobil pikap dan truk.

Armada tersebut diharapkan menjadi penunjang aktivitas koperasi di desa-desa, mulai dari distribusi barang, penyerapan hasil pertanian, hingga pengembangan usaha masyarakat.

Penyerahan kendaraan dilakukan Bupati Jember Muhammad Fawait bersama jajaran Forkopimda, Dinas Koperasi, serta para kepala desa.

Menurut Gus Fawait, program KDKMP bukan sekadar pembentukan koperasi baru, melainkan bagian dari kebijakan nasional untuk memperkuat fondasi ekonomi desa sekaligus menekan angka kemiskinan.

Baca Juga: Ini Jadwal Lengkap Seleksi Kompetensi Manajer Koperasi Desa Merah Putih

"Kami yakin program koperasi desa dan kelurahan Merah Putih akan berdampak nyata terhadap pengentasan kemiskinan serta mengurangi ketimpangan pendapatan masyarakat," kata Fawait.

Ia menjelaskan, semangat utama yang dibawa KDKMP adalah pemerataan ekonomi. Koperasi didorong menjadi ruang pemberdayaan bagi pelaku usaha mikro sekaligus membuka akses ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat desa.

Karena itu, keberadaannya diharapkan mampu menghadirkan manfaat pembangunan yang lebih merata hingga ke tingkat akar rumput.

"Filosofi koperasi adalah pemerataan ekonomi, pemberdayaan ekonomi mikro, dan penurunan kesenjangan pendapatan. Itu yang menjadi perhatian utama Presiden," ujarnya.

Baca Juga: Dekopinda Jember Resmi Dikukuhkan, Siap Dorong Koperasi Adaptif di Era Digital

Fawait juga meluruskan berbagai anggapan yang menyebut KDKMP akan menjadi pesaing pelaku usaha swasta.

Menurutnya, koperasi justru hadir untuk mengisi sektor-sektor yang selama ini belum terjangkau oleh usaha besar maupun swasta sehingga manfaat ekonomi bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

"Jangan terpengaruh persepsi yang salah. Koperasi ini bukan untuk bersaing dengan swasta, tetapi mengisi ruang yang belum terlayani sehingga manfaat ekonomi bisa dirasakan lebih merata," tegasnya.

Sementara itu, Komandan Kodim 0824 Jember Letkol Inf Rifqi Muhammad Syuhada menyebut pembentukan KDKMP di Jember menunjukkan perkembangan yang positif.

Hingga saat ini, sebanyak 42 titik koperasi telah terbentuk atau mencapai 100 persen dari target awal yang dibebankan kepada Kodim. Tantangan yang masih dihadapi terutama berkaitan dengan penyediaan lahan yang harus disiapkan oleh masing-masing desa.

Baca Juga: Presiden Prabowo Targetkan Bangunan KDMP Selesai Juni dan Rekrutment Manager KDMP Terus Bergulir

"Kami berharap seluruh target desa dan kelurahan dapat terpenuhi pada Agustus 2026. Kendala saat ini sebagian besar berkaitan dengan ketersediaan lahan yang harus disiapkan masing-masing desa," ujar Rifqi.

Menurutnya, kendaraan operasional yang diserahkan akan memperkuat kinerja koperasi di lapangan, terutama dalam mendukung penyerapan hasil pertanian dan mempercepat aktivitas ekonomi masyarakat.

"Harapan kami program ini benar-benar dirasakan masyarakat dan mampu meningkatkan perekonomian desa secara berkelanjutan," pungkasnya.

Editor : Sidkin
#truk KDMP #armada operasional KDMP #berita truk KDMP #Bupati Jember Gus Fawait #KDKMP