Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Resmi! Said Iqbal Dilantik Jadi Penasihat Khusus, Siap Adukan Menteri Tak Pro Buruh ke Prabowo

Hariri HJ • Senin, 15 Juni 2026 | 17:31 WIB
Said Iqbal menyampaikan pidatonya dalam dalam peringatan tiga tahun kebangkitan klas buruh di Istora, kompleks Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, (18/9/2024) (Dery RIdwansah/Jawa Pos diperjelas dengan Ai)
Said Iqbal menyampaikan pidatonya dalam dalam peringatan tiga tahun kebangkitan klas buruh di Istora, kompleks Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, (18/9/2024) (Dery RIdwansah/Jawa Pos diperjelas dengan Ai)

HALOJEMBER - Presiden Partai Buruh sekaligus Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, resmi dilantik menjadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh. 

Pelantikan digelar di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/6/2026), dengan pengucapan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

Keputusan ini tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 58/P Tahun 2026, dan menempatkan Said Iqbal sebagai salah satu dari sepuluh penasihat khusus presiden. 

Baca Juga: Senjakala Ramadan Core di Balik Bayang-Bayang Zaman, Opini oleh Satrio Dwi Haryono, Alumnus UIN Raden Mas Said Surakarta

Jabatan ini memiliki kedudukan setingkat menteri berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 137 Tahun 2024, yang mengatur tentang penasihat, staf khusus, dan utusan khusus presiden.

Usai dilantik, Said Iqbal langsung memberikan pernyataan yang menegaskan bahwa kehadirannya di lingkungan istana tidak akan menghilangkan sikap kritisnya. 

Ia menyatakan siap untuk mengawal dan mengevaluasi kinerja para menteri, terutama yang berkaitan dengan nasib para pekerja.

"Tentu saya akan mendatangi beberapa menteri untuk mendiskusikan karena penasihat presiden ini kan enggak bisa mengambil keputusan, bukan eksekutor. Tapi kami bisa meyakinkan kalau menteri enggak bekerja, ya kita lapor presiden. Anda mau kerja apa saja jadi menteri? Kalau enggak ya mundur saja," tegas Said kepada wartawan usai pelantikan

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa penunjukan Said Iqbal didasari oleh rekam jejaknya yang panjang dalam memperjuangkan nasib buruh. 

Presiden Prabowo ingin komunikasi antara pemerintah dan serikat buruh berjalan lebih intensif dan tanpa birokrasi yang berbelit.

"Bapak Presiden kemudian memutuskan untuk mengangkat salah satu tokoh buruh menjadi penasihat beliau di bidang ketenagakerjaan dan kesejahteraan buruh. Dengan penunjukan ini, Bapak Presiden berharap komunikasi dapat lebih intens di dalam," ujar Prasetyo.

Said Iqbal dilantik bersama Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru, Nanik S. Deyang, serta wakilnya, Agustina Arumsari dan Mayjen TNI (Purn.) Trenggono. 

Dengan pelantikan ini, Said Iqbal resmi menjadi salah satu dari 10 penasihat khusus Presiden Prabowo, bergabung bersama nama-nama seperti Wiranto, Luhut Binsar Pandjaitan, dan Dudung Abdurachman.

Penunjukan Said Iqbal disambut positif oleh kalangan serikat buruh. Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea, menyatakan dukungan penuh. Ia yakin Said Iqbal tidak akan meninggalkan perjuangan kaum buruh meski kini telah menjadi bagian dari pemerintahan. (mg4)

Editor : Hariri HJ
#Resmi! Said Iqbal #Penasihat Khusus #Siap Adukan Menteri Tak Pro Buruh ke Prabowo