Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Sektor Pertanian Kian di Dominasi Usia Senja, Pemkab Jember Dorong Anak Muda Gawangi Poktan

Yulio Faruq Akhmadi • Jumat, 19 Juni 2026 | 21:20 WIB
MAULANA/JAWA POS RADAR JEMBER
DORONG KEMAJUAN PERTANIAN: Bupati Gus Fawait, bersama jajarannya, saat kesempatan bertemu pengurus Poktan dan menyerahkan bantuan pertanian, di Kantor DTPHP Jember, 6 Juni 2026. (Maulana/halo Jember)
MAULANA/JAWA POS RADAR JEMBER DORONG KEMAJUAN PERTANIAN: Bupati Gus Fawait, bersama jajarannya, saat kesempatan bertemu pengurus Poktan dan menyerahkan bantuan pertanian, di Kantor DTPHP Jember, 6 Juni 2026. (Maulana/halo Jember)

Halo Jember - Pemkab Jember mulai tancap gas mendorong peremajaan struktural di tubuh Kelompok Tani (Poktan) dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan).

Langkah ini diambil guna mempercepat digitalisasi administrasi sekaligus memicu regenerasi sektor pertanian yang kian didominasi usia senja.

​Bupati Jember Muhammad Fawait, menegaskan bahwa keterlibatan generasi muda dalam kepengurusan Poktan sudah tidak bisa ditawar lagi. Kendati demikian, ia meluruskan bahwa kebijakan ini bukan berarti mendepak pengurus lama.

​"Kami mendorong perlunya ada peremajaan, lebih tepatnya memasukkan putra-putri petani yang muda untuk menjadi pengurus Poktan," katanya, saat kesempatan bertemu pengurus Poktan dan menyerahkan bantuan pertanian, di Kantor DTPHP Jember, pada 6 Juni 2026.

Baca Juga: Ancaman Krisis Solar Imbas Perang AS-Iran, Petani Tebu Gelar Konsolidasi Jelang Musim Giling

Gus ​Fawait, sapaan dia, menginstruksikan Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Jember untuk segera berkoordinasi dengan para camat dan pengurus Gapoktan/Poktan setempat. Targetnya jelas: memperkuat lini administrasi kelompok.

​"Hari ini kecepatan informasi, pengajuan (administrasi), dan sebagainya sangat cepat. Maka perlu ada regenerasi untuk petani-petani muda. Bukan merombak, tapi menambahi anak-anak muda untuk bergabung," tegas dia.

​Sinyal positif peremajaan ini sebenarnya mulai tumbuh di tingkat akar rumput. ​Ketua Poktan Suka Maju, Kelurahan Baratan, Kecamatan Patrang, Rahwini, mengungkapkan bahwa stabilitas harga pangan menjadi daya tarik utama yang memicu minat pemuda untuk kembali ke sawah.

Baca Juga: Pemkab Jember Serahkan 48 Armada KDKMP untuk Perkuat Ekonomi Desa dan Jaga Harga Gabah Petani

​"Alhamdulillah, sudah ada enam pemuda tani yang belajar bertani, khususnya di sektor pangan. Bahkan sekretaris dan bendahara saya sekarang sudah anak muda yang berlatar belakang sarjana teknik sipil," katanya. (mau/nur/yul)

Editor : Yulio Faruq Akhmadi
#poktan #gapoktan #Gus Fawait #jember #petani