Halo Jember - Bupati Jember Muhammad Fawait akhirnya angkat bicara menanggapi kritik miring yang menerpa berbagai program kerjanya yang seringkali dipamerkan di hadapan publik.
Seperti dalam forum Pro Guse Update, ia kerap menyampaikan berbagai progres kinerjanya secara terbuka di hadapan awak media.
Di hadapan awak media, Gus Fawait, sapaan akrabnya, membantah forum semacam itu demi pencitraan pribadi. Apalagi sampai dikaitkan dengan gejala Narcissistic Personality Disorder atau NPD.
"Jangan diartikan ini NPD. Nanti kalau tidak kami laporkan dibilang kami tertutup, kalau dilaporkan dibilang NPD," katanya, saat kesempatan menyerahkan bantuan pertanian di Kantor DTPHP Jember, belum lama ini, (6/6).
Baca Juga: Bangun Kerjasama dengan FEB Unair, Pemkab Jember Dorong Pembangunan Daerah Berbasis Riset
Ia menegaskan bahwa esensi dari Pro Guse Update murni bentuk transparansi publik, memperbarui seluruh capaian dan agenda Pemkab Jember.
Bukan panggung narsisisme politik. Ia menilai pro dan kontra adalah hal yang wajar dalam tata kelola pemerintahan.
Ia juga berpendapat bahwa keterbukaan informasi sangat krusial agar serapan anggaran dan program kerja dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, sekaligus partisipasi pengawasan publik.
"Tidak ada hari ini wilayah atau zona yang ditutup-tutupi. Semua dengan adanya Wadul Guse, dengan adanya Pro Guse Update ini adalah ikhtiar keterbukaan," katanya.
Salah satu sektor krusial yang ia soroti adalah distribusi bantuan di sektor pertanian. Ia tidak ingin bantuan yang mengucur setiap tahun dari APBD maupun APBN menguap begitu saja tanpa dampak konkret bagi petani Jember.
"Tapi saya yakin dengan cara seperti ini (keterbukaan, Red), InsyaAllah ini bisa dimanfaatkan sebaik mungkin dan bisa kita awasi bersama-sama," pungkasnya. (mau/dwi/yul)
Editor : Yulio Faruq Akhmadi