Presiden Prabowo Melek Teknologi, Dorong Pakai AI, Namun Harus Perketan Pengawasan Kabar Hoaks

Halo Jember • Dipublikasikan Jumat, 21 Agustus 2026 | 17:41 WIB
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. (nurhariri/ai/halojember)
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. (nurhariri/ai/halojember)

HALO JEMBER - Presiden Prabowo Subianto terus mendorong modernisasi tata kelola negara lewat percepatan GovTech berbasis kecerdasan buatan (AI) sekaligus memperketat pengawasan terhadap ancaman hoaks digital.

Langkah ini diambil guna mempercepat birokrasi layanan publik, meningkatkan efisiensi penerimaan pajak UMKM, serta menjaga stabilitas nasional dari bahaya manipulasi informasi di media sosial.

Kebijakan Strategis Adopsi AI di Pemerintahan

Pemerintah saat ini memfokuskan integrasi teknologi mutakhir pada dua sektor utama:

Baca Juga: Bukan Sekadar Aspal, Presiden Prabowo Sebut Jalan Daerah Kunci Swasembada Pangan

·  Pelayanan Publik Terintegrasi: Presiden Prabowo Subianto mendorong implementasi GovTech berbasis AI agar aspirasi warga desa dapat langsung sampai ke pusat tanpa hambatan birokrasi panjang.

·  Inovasi Sektor Pendidikan: Melalui riset bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), pemerintah mulai mengembangkan asisten guru kontekstual berbasis AI dan aplikasi analisis gizi digital untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).

·  Waspada Ancaman "Echo Chamber" dan Hoaks AI

Di balik pemanfaatan teknologi, Kepala Negara memberikan peringatan keras mengenai sisi gelap kecerdasan buatan:

Baca Juga: Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah di 37 Provinsi, Ini Dampaknya bagi Ekonomi Rakyat

·  Gangguan Stabilitas: Penyalahgunaan AI untuk menggandakan ribuan akun palsu di media sosial berpotensi menciptakan ruang gema (echo chamber) yang menyebarkan fitnah dan merusak stabilitas negara.

·  Penegakan Hukum: Pihak kepolisian telah menindak tegas pembuat konten hoaks video manipulasi AI yang menyebarkan informasi palsu terkait kebijakan strategis presiden.

Agenda Terkini dan Kebijakan Domestik Lainnya

Selain fokus pada sektor teknologi, agenda kepresidenan dalam sepekan terakhir meliputi:

·  Respons Bencana: Menginstruksikan pengiriman bantuan logistik sebanyak 65 ton menggunakan pesawat TNI AU untuk korban gempa di NTT.

·  Subsidi Perumahan: Memulai pembangunan rumah susun (rusun) subsidi perdana di Jakarta yang ditargetkan rampung pada tahun 2028.

·  Apresiasi Petugas: Mengundang para petugas upacara HUT ke-81 RI ke Kediaman Hambalang sebagai bentuk penghargaan khusus atas kesuksesan rangkaian upacara kemerdekaan.

Editor : Halo Jember
Presiden Prabowo Melek Teknologi Dorong Pakai AI Perketan Pengawasan Kabar Hoaks Mbg