Ingin Pemertaan Pembangunan, Gus Fawait Pastikan APBD Dirasakan hingga Pelosok Desa

Yulio Faruq Akhmadi • Dipublikasikan Sabtu, 3 Oktober 2026 | 21:19 WIB
BAHAS APBD: Bupati Gus Fawait dan Ketua DPRD Ahmad Halim, saat kesempatan rapat paripurna di Gedung DPRD Jember, belum lama ini.(MAULANA/HALO  JEMBER)
BAHAS APBD: Bupati Gus Fawait dan Ketua DPRD Ahmad Halim, saat kesempatan rapat paripurna di Gedung DPRD Jember, belum lama ini.(MAULANA/HALO JEMBER)

 

Halo Jember - Pemkab Jember mematok pengentasan kemiskinan, pembangunan infrastruktur pedesaan, serta perluasan jaminan kesehatan sebagai fondasi utama dalam APBD Tahun Anggaran 2027.

​Bupati Jember Muhammad Fawait, menegaskan bahwa masukan dari tujuh fraksi di DPRD Jember mengenai pemerataan pembangunan menjadi acuan penting dalam merancang APBD 2027.

Ia memastikan pembangunan tidak lagi bertumpu di kawasan perkotaan semata, tetapi menjangkau pelosok desa.

"Semangatnya sama antara eksekutif dan legislatif. Baik Perubahan APBD maupun APBD 2027, kami ingin memperluas jangkauan pembangunan hingga ke desa-desa dan pelosok,"

katanya, usai Rapat Paripurna Pandangan Fraksi terhadap Nota RAPBD Jember 2027, di Gedung DPRD Jember, Kamis (1/10).

Lebih lanjut, ​di sektor kesehatan, Pemkab Jember berambisi menjadikan daerahnya sebagai penyedia layanan kesehatan gratis terbaik di Jawa Timur.

Setelah menggulirkan Universal Health Coverage (UHC) dan program homecare, Gus Fawait, sapaan dia, mengumumkan bakal meluncurkan program kesehatan susulan pada pekan depan.

​Kebijakan anyar tersebut dirancang khusus untuk meminimalkan beban ekonomi warga miskin yang kehilangan mata pencaharian saat menjalani perawatan di rumah sakit.

"Program ini untuk menjawab keresahan masyarakat tidak mampu, agar dampak ekonomi saat mereka dirawat bisa diminimalisir," imbuh Gus Fawait. (mau/nur)

Editor : Yulio Faruq Akhmadi
Gus Fawait apbd pembangunan