HALOJEMBER – Lebaran di Kabupaten Jember selalu menyajikan harmoni rasa yang unik akibat akulturasi budaya Jawa dan Madura yang sangat kental.
Di tahun 2026 ini, kamu akan menemukan sajian Lontong Campur sebagai primadona utama yang menghiasi meja makan setiap rumah.
Berbeda dengan daerah lain, lontong di Jember seringkali disandingkan dengan kuah santan kemerahan yang kaya akan bumbu rempah tajam.
Baca Juga: Kuliner Legendaris Jember yang Wajib Disinggahi, Sajikan Cita Rasa Khas
Hidangan ini mencerminkan karakter masyarakat Jember yang terbuka, ramah, dan sangat menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan.
Menikmati sepiring lontong hangat di pagi hari setelah salat Id akan memberikan energi luar biasa bagi kamu untuk berkeliling silaturahmi.
Salah satu komponen rahasia yang membuat menu Lebaran Jember begitu istimewa adalah kehadiran Sambal Goreng Rebung.
Baca Juga: Rekomendasi Kuliner Wajib Coba Saat Liburan ke Banyuwangi, Kuliner Kombinasi Antimainstream
Kamu mungkin akan terkejut dengan tekstur rebung atau tunas bambu muda yang diiris tipis dan dimasak hingga bumbunya meresap sempurna.
Rebung ini memberikan sensasi renyah dan rasa manis alami yang tidak akan kamu temukan pada olahan sambal goreng kentang biasa.
Biasanya, masakan ini juga dicampur dengan potongan hati ayam, ampela, atau petai untuk menambah aroma yang menggugah selera.
Baca Juga: Sering Dianggap Kecil, Bondowoso Ternyata Punya Kuliner Khas yang Wajib Dicoba!
Perpaduan kuah santan yang gurih dan tekstur rebung yang unik dipastikan akan membuat lidah kamu menari karena kelezatannya.
Sebagai pelengkap yang tidak boleh absen, taburan bubuk kedelai gurih selalu menjadi sentuhan akhir di atas piring makan kamu.
Bubuk kedelai ini berfungsi untuk memberikan tekstur kental dan rasa creamy yang alami pada kuah lontong sayur.
Baca Juga: Sejarah Nasi Krawu, Kuliner Khas yang Wajib Dicoba Saat Berkunjung Ke Gresik, Asli Bikin Ketagihan
Kamu juga bisa menambahkan kerupuk udang atau emping melinjo agar pengalaman bersantap menjadi lebih meriah dan penuh tekstur.
Beberapa keluarga di pesisir selatan Jember bahkan sering menambahkan sate lilit ikan sebagai pendamping protein yang sehat.
Semua elemen ini menyatu dalam satu piring, menciptakan simfoni rasa yang sangat khas dan autentik dari bumi pandhalungan.
Baca Juga: Nasi Boran: Kuliner Tradisional Khas Lamongan yang Kaya Akan Nilai Budaya
Tradisi memasak menu Lebaran di Jember biasanya dimulai sejak malam takbiran dengan melibatkan seluruh anggota keluarga di dapur.
Kamu bisa merasakan kehangatan canda tawa saat bersama-sama memotong rebung atau membungkus lontong dengan daun pisang pilihan.
Proses memasak yang memakan waktu lama ini justru menjadi momen berharga untuk mempererat ikatan emosional antar generasi.
Baca Juga: Rekomendasi Tempat Berburu Takjil Ramadan di Jember, Tersedia Aneka Macam Kuliner
Jika kamu bertamu ke rumah warga Jember, jangan heran jika mereka sangat bersemangat menyuguhkan porsi besar untukmu.
Keramahan lewat makanan ini adalah cara terbaik masyarakat Jember menyambut kemenangan di hari raya Idulfitri 2026.
Editor : Rifki Bagus