Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Rekomendasi Wisata Sejarah di Madura yang Menarik untuk Dikunjungi

Viona Rj • Rabu, 13 Mei 2026 | 16:00 WIB
Benteng Kalimo’ok merupakan peninggalan masa kolonial Belanda yang berada di kawasan pesisir Sumenep (Wikipedia)
Benteng Kalimo’ok merupakan peninggalan masa kolonial Belanda yang berada di kawasan pesisir Sumenep (Wikipedia)

 

HALOJEMBER - Madura tidak hanya terkenal dengan kuliner sate dan budaya karapan sapi, tetapi juga memiliki banyak destinasi wisata sejarah yang menarik untuk dijelajahi.

Pulau yang berada di sebelah timur laut Jawa ini menyimpan berbagai peninggalan kerajaan, makam tokoh penting, hingga bangunan bersejarah yang menjadi saksi perjalanan panjang budaya Madura. 

Madura memiliki banyak wisata sejarah yang menarik dan sarat nilai budaya. Mulai dari keraton, masjid tua, makam kerajaan, hingga bangunan peninggalan kolonial, semuanya menjadi bagian penting perjalanan sejarah Pulau Madura.

Mengunjungi wisata sejarah di Madura bukan hanya memberikan pengalaman liburan, tetapi juga menambah pengetahuan tentang budaya, kerajaan, dan perkembangan Islam di Indonesia.

Dengan pesona sejarah dan tradisinya yang khas, Madura layak menjadi salah satu destinasi wisata budaya terbaik di Jawa Timur.

Bagi pecinta wisata sejarah, Madura menawarkan pengalaman wisata yang unik sekaligus penuh nilai budaya. Berikut beberapa rekomendasi wisata sejarah di Madura yang wajib dikunjungi.

1. Bukit Kapur Arosbaya 

Bukit Kapur Arosbaya atau Bukit Jaddih merupakan salah satu destinasi terkenal di Madura. Tempat ini sebenarnya adalah bekas area penambangan kapur yang sudah ada sejak zaman dahulu.

Dinding batu kapur berwarna kemerahan menciptakan pemandangan unik dan artistik. Selain menjadi lokasi wisata alam, kawasan ini juga memiliki nilai sejarah karena menjadi bagian dari aktivitas penambangan masyarakat Madura sejak lama.

Banyak wisatawan datang untuk berfoto karena bentuk tebing kapurnya terlihat sangat eksotis.

2. Makam Sultan Abdul Kadirun 

Makam Sultan Abdul Kadirun atau dikenal juga sebagai makam Syaikhona Kholil menjadi salah satu wisata religi dan sejarah paling terkenal di Madura.

Syaikhona Kholil merupakan ulama besar yang sangat dihormati dan memiliki pengaruh besar dalam perkembangan Islam di Indonesia. Banyak peziarah datang ke tempat ini untuk mengenang jasa dan perjuangannya.

Bangunan makam memiliki arsitektur khas yang memperlihatkan perpaduan budaya Islam dan Madura.

3. Keraton Sumenep

Keraton Sumenep merupakan salah satu peninggalan sejarah paling penting di Madura. Keraton ini dahulu menjadi pusat pemerintahan kerajaan Sumenep dan masih berdiri megah hingga sekarang.

Arsitekturnya sangat unik karena memadukan unsur budaya Jawa, Madura, Eropa, dan Tiongkok. Di dalam kompleks keraton terdapat museum yang menyimpan berbagai benda pusaka, kereta kerajaan, senjata tradisional, dan koleksi sejarah lainnya.

Tempat ini cocok bagi wisatawan yang ingin mengenal sejarah kerajaan di Madura lebih dalam.

4. Masjid Agung Sumenep

Masjid Agung Sumenep merupakan salah satu masjid tertua dan paling bersejarah di Madura. Masjid ini dibangun pada abad ke-18 dan memiliki arsitektur yang sangat indah.

Gerbang masjid yang megah menjadi ciri khas utama bangunan ini. Perpaduan gaya arsitektur Eropa, Jawa, dan Tiongkok membuat masjid ini terlihat unik dibanding masjid lainnya di Indonesia.

Selain menjadi tempat ibadah, masjid ini juga menjadi simbol sejarah perkembangan Islam di Madura.

5. Makam Air Mata Ibu

Makam Air Mata Ibu merupakan kompleks pemakaman kerajaan yang berada di Bangkalan. Tempat ini menjadi makam para raja dan keluarga kerajaan Madura pada masa lalu.

Nama “Air Mata Ibu” berasal dari cerita masyarakat setempat yang berkaitan dengan kesedihan seorang ibu kerajaan. Kompleks makam ini memiliki bangunan khas dengan ukiran dan arsitektur tradisional Madura yang masih terjaga.

Suasana tenang dan nilai sejarah yang kuat membuat tempat ini menarik untuk dikunjungi.

6. Benteng Kalimo'ok

Benteng Kalimo’ok merupakan peninggalan masa kolonial Belanda yang berada di kawasan pesisir Sumenep. Benteng ini dahulu digunakan untuk pertahanan dan pengawasan wilayah laut.

Meski sebagian bangunannya sudah tua, benteng ini masih menjadi saksi sejarah kolonialisme di Madura. Pengunjung dapat melihat struktur bangunan kuno dan menikmati suasana pantai di sekitarnya.

7. Museum Keraton Sumenep

Museum Keraton Sumenep menyimpan banyak koleksi bersejarah dari masa kerajaan Madura. Di dalam museum terdapat keris, pakaian adat kerajaan, alat musik tradisional, hingga berbagai benda peninggalan bangsawan Madura.

Museum ini menjadi tempat yang tepat untuk mempelajari budaya dan sejarah masyarakat Madura dari masa ke masa.

8. Jembatan Suramadu

Meski tergolong bangunan modern, Jembatan Suramadu menjadi ikon penting dalam sejarah perkembangan Madura. Jembatan ini menghubungkan Pulau Jawa dan Pulau Madura sehingga mempermudah akses transportasi dan ekonomi masyarakat.

Panjang jembatan yang megah menjadikannya salah satu jembatan terpanjang di Indonesia dan destinasi wisata favorit bagi pengunjung.

 

 

 

Editor : Viona Rj
#sejarah #madura #wisata