Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Tips Memilih Beras Porang Asli yang Bagus dan Tidak Palsu, Begini Caranya Jangan Sampai Salah

Hariri HJ • Rabu, 13 Mei 2026 | 18:30 WIB
Ilustrasi gambar beras porang yang bersih. (brilian abdillah/ai/halojember)
Ilustrasi gambar beras porang yang bersih. (brilian abdillah/ai/halojember)

HALOJEMBER -  Siapa sih yang belum pernah dengar soal beras porang? Kalau Anda merasa susah diet karena makanan banyak yang tidak cocok dan tidak enak, maka kabar baiknya, ada alternatif nasi yang bisa membantu hidup sehatmu.

Tapi ketika muncul kabar baik ini, di tengah euforia kepopuleran beras porang yang mulai menjamur, muncul kabar jika muncul juga beras porang palsu.

Tentu hal ini tidak enak didengar, apalagi jika kita sudah niat baik untuk hidup sehat tetapi masih muncul hal-hal yang merusak hasil niat baik itu.

Baca Juga: Makanan yang Baik Dikonsumsi Sebelum Haji agar Tubuh Tetap Sehat dan Bugar

Kenali Dulu, Beras Porang Itu Apa Sih?

Beras Porang tak seperti beras pada umumnya yang berasal dari padi, beras ini terbuat 100% dari umbi porang (Amorphophallus muelleri Blume) tanaman umbi-umbian asli Indonesia yang kaya akan serat glukomanan.

Dalam 100 gramnya, kadar glukomanan di dalam beras porang bahkan bisa mencapai 50–65%, sangat tinggi dibandingkan saudaranya si shirataki yang cuma sekitar 45%

Serat inilah yang membuat nasi porang terasa kenyang lebih lama, tapi tetap rendah kalori.

Sebuah riset tahun 2025 oleh Azizah H Safitri dkk di PubMed bahkan menunjukkan bahwa kombinasi glukomanan porang dan diet tinggi protein bisa memperbaiki berbagai penanda penuaanseperti stres oksidatif dan inflamasi.

Baca Juga: Makanan Jemaah Haji Indonesia Diawasi Ketat di Madinah, Benarkah Dimasak sejak Tengah Malam?

Karena potensinya yang luar biasa ini, Indonesia terus menggenjot ekspornya. Pada tahun 2025 saja, nilai ekspor umbi porang diprediksi mencetak rekor baru. Tak tanggung-tanggung, pada Juli 2024 misalnya, ekspor serpih umbi porang dari Jawa Timur sudah menembus USD 55,4 juta.

Beras Porang vs Beras Shirataki

Seringkali kita bingung saat melihat beras shirataki dan beras porang. Secara kasat mata, sekilas mirip. Dilansir UIB.ac.id, menurut Miftahul Jannah, S.Gz., M.Gz. dari Universitas Internasional Batam, keduanya memiliki perbedaan mendasar. 

Baca Juga: Wakul Bu Tjipto, Rekomendasi Makanan Lumajang dengan Rasa seperti di Rumah Sendiri

Waspada “Porang Palsu” yang Dicampur Tepung Lain

Pola pemalsuan yang paling umum terjadi di pasaran adalah praktik pengoplosan tepung porang dengan tepung lain yang lebih murah, misalnya tepung tapioka hingga tepung beras biasa.

Diketahui bahwa kombinasi 60% tepung porang dan 40% tepung beras menghasilkan tekstur serta warna yang mendekati beras porang komersial pada temperatur gelatinisasi 68°C. Hal ini dilansir dari prosiding konser karya ilmiah nasional tahun 2022 tentang pemanfaatan green technology dalam mewujudkan pertanian berkelanjutan di era industri 5.0.

Artinya, hanya dengan mencampurkan 60% tepung porang dan mengklaim memiliki kandungan 100% tepung porang, penjual nakal sudah bisa menjualnya sebagai “beras porang 100%”. 

Baca Juga: Wakul Bu Tjipto, Rekomendasi Makanan Lumajang dengan Rasa seperti di Rumah Sendiri

4 Langkah Ampuh Memilih Beras Porang Asli & Berkualitas

Agar Anda tidak salah pilih, bisa kita terapkan 4 langkah ini : 

1. Pastikan Izin Edar BPOM dan Kemasan Tersegel

Sebelum menanyakan harga atau mencicipi, lihat kemasannya. Produk beras porang yang legal pasti mencantumkan izin edar BPOM jelas. Izin ini memastikan produk telah lulus uji keamanan pangan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan.

Pastikan juga kemasan dalam kondisi baik, tersegel rapat, dan tidak ada kebocoran. Jangan mudah tergiur oleh produk yang dijual eceran lepas dalam plastik kiloan tanpa label BPOM risikonya uang melayang dan kesehatan taruhannya.

2. Cek Warna dan Bentuk Fisik

Ciri beras porang asli:

Sedangkan beras porang yang sudah dicampur dengan shirataki atau tapioka cenderung lebih bening atau transparan, dan terlihat mengkilap seperti plastik.

Untuk lebih meyakinkan, ambil beberapa butir dan gosok dengan jari. Beras asli (khususnya porang) akan terasa lembut namun sedikit terasa serat nya, tidak licin sempurna.

Baca Juga: Rekomendasi Kuliner  Malang Dekat Stasiun, Surga Makanan untuk Traveler Lapar

3. Tes Rendam Air

Sesampainya di rumah, jangan langsung dimasak semua dulu. Lakukan Tes Rendam cepat:

Baca Juga: Hubungan Makanan dan Mood, Apa yang Kamu Makan Bisa Pengaruhi Perasaanmu

Jika air rendaman tetap jernih dan tidak berubah warna, boleh jadi itu produk olahan yang minim kandungan porang atau bahkan palsu.

4. Cicipi Tekstur dan Rasa Setelah Dimasak

Masak beras porang dengan perbandingan umum 1:3 atau sesuai petunjuk kemasan. Setelah matang, diamkan dingin sebentar.

Semoga bermanfaat dan tetap cerdas pilih pangan sehat!

Editor : Hariri HJ
#Tips Memilih Beras Porang Asli #Bagus dan Tidak Palsu #Begini Caranya #rendam air