HALOJEMBER – Banyuwangi selama ini dikenal sebagai salah satu daerah dengan kekayaan wisata alam yang beragam. Namun, potensi pariwisata di wilayah ujung timur Jawa Timur tersebut tidak hanya berhenti pada pantai, gunung, dan panorama alam.
Banyuwangi juga memiliki sejumlah destinasi yang menawarkan pengalaman wisata berbasis budaya, seni, sejarah, hingga edukasi. Tempat-tempat tersebut dapat menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin menikmati perjalanan sekaligus menambah pengetahuan.
Salah satunya adalah Desa Osing Kemiren yang menjadi ruang untuk mengenal kehidupan dan tradisi masyarakat Osing. Wisatawan dapat melihat lebih dekat berbagai unsur budaya yang masih dipertahankan masyarakat setempat.
Ada pula Museum Blambangan yang dapat menjadi pilihan bagi wisatawan yang tertarik menelusuri sejarah Banyuwangi. Berbagai peninggalan dan informasi mengenai perjalanan sejarah daerah dapat menjadi bahan pembelajaran selama kunjungan.
Sementara itu, Taman Gandrung Terakota di kawasan Desa Tamansari, Kecamatan Licin, menawarkan perpaduan seni dan alam.
Ratusan patung penari Gandrung berbahan terakota berdiri di tengah hamparan sawah dengan latar perbukitan kaki Gunung Ijen. Instalasi tersebut menjadi bentuk penghormatan terhadap Tari Gandrung yang dikenal sebagai salah satu ikon kesenian Banyuwangi.
Untuk wisata edukasi berbasis ilmu pengetahuan, Pusat Informasi Geologi Geopark Ijen (PIGGI) juga patut masuk daftar kunjungan.
Pengunjung dapat mempelajari proses terbentuknya Gunung Ijen, fenomena Blue Fire, Lava Blawan, Kali Pait, hingga koleksi batuan vulkanik, mineral, dan belerang.
Keberadaan destinasi tersebut menunjukkan bahwa Banyuwangi memiliki pilihan wisata yang tidak hanya menawarkan hiburan, tetapi juga pengetahuan dan pengalaman budaya.
Bagi wisatawan yang ingin mengisi akhir pekan dengan kegiatan berbeda, empat destinasi tersebut dapat menjadi alternatif untuk mengenal Banyuwangi dari sisi yang lebih beragam.
Editor : Viona Rj