HALOJEMBER.COM- Hamparan perbukitan hijau dilatarbelakangi gunung Lemongan dengan ketinggian 1.668 mdpl membuat mata tak hentinya berbinar menatap Wisata Ranu Klakah Lumajang setibanya di lokasi.
Pesonanya seakan menarik pengunjung untuk menetap selama mungkin menikmati keindahannya.
Danau yang terbentang seluas 22 hektare dengan kedalaman mencapai 30 meter di bagian tengah itu memancarkan nuansa alam yang begitu elok untuk di abadikan.
Lokasinya yang berada di ketinggian 900 meter mdpl membuat hembusan angin lembut dari danau yang menyejukkan semakin mendukung keelokannya.
Panorama yang ditawarkan membuatnya seringkali dijadikan tempat berswafoto bagi pengunjung dari berbagai daerah. Ada fasilitas berupa spot foto pengunjung juga bisa megabadikan moment disana.
Objek wisata Ranu Klakah juga menyajikan aktivitas lain bagi pengunjung, berupa wahana air yang tak kalah menarik untuk dinikmati langsung. Hal itu menjadi tujuan rekreasi sebagian besar pengunjung.
Wahana air yang disediakan menjadi salah satu yang diminati pengunjung. Tak jarang saat ramai wisatawan sampai antre untuk bisa menikmati suasana indah danau dengan berkeliling menggunakan perahu.
Lokasinya yang tak jauh dari perkotaan dengan akses yang mudah, membuat wisata Ranu Klakah menjadi pilihan mudah nan lengkap bagi pengunjungnya.
Harganya yang masih ramah dikantong membuatnya diminati hampir semua kalangan umur. Wahana air yang ditawarkan meliputi, perahu berukuran besar dengan kapasitas maksimal 10 penumpang dengan harga perorangnya Rp 10.000 untuk satu kali mengitari danau yang seluas 22 hektare itu.
Selain itu, terdapat juga perahu bebek berkapasitas dua orang dan rakit berkapasitas satu pengunjung yang bisa dikemudikan sendiri oleh pengunjung.
Menikmati keindahan wisata dan aktivitas penduduk asli yang sedang memancing sampai menjala tentunya akan sangat memuaskan dengan wahana yang disediakan.
Ranu klakah memiliki pemandangan sunrise yang menakjubkan tepatnya antara pukul 05.00 hingga 07.00 pagi.
"Apalagi jika bisa mengabadikan sunrise nya," kata Staff Dinas Pariwisata Lumajang, Asyari.
Fenomena sunrise yang terpancar dari balik Gunung Lemongan, bahkan seringkali di buru untuk di abadikan kebanyakan wisatawan daerah hingga mancanegara.
Julukan sebagai salah satu dari segitiga emas membuatnya jadi salah satu spot terbaik untuk menikmati pemandangan matahari terbit.
Jika beruntung, wisatawan dapat menyaksikan suasana langit yang awalnya gelap hingga terang dengan paduan warna biru, merah, dan kuning keemasan di latar belakangi Gunung Lemongan.
"Fenomena itu tergantung keberuntungan seseorang untuk bisa menyaksikannya. Sebab, memang tak dapat di prediksi kemunculannya untuk bisa diabadikan," pungkas Asyari.
Editor : Halo Jember