HALOJEMBER.COM – Bagi umat Islam masjid adalah tempat bersujud dan beribadah kepada Allah Swt. Masjid dibangun dengan megah dan dirawat bangunannya agar umat muslim betah beribadah di masjid.
Tak hanya digunakan sebagai tempat ibadah, berbagai macam kegiatan keagamaan yang lain juga bisa dilakukan di masjid. Mulai dari ceramah, mengaji, itikaf atau kajian keagamaan.
Oleh karena itu masjid harus dijaga dan dirawat agar banyak jamaah yang berdatangan. Termasuk salahsatunya menyediakan fasilitas yang bisa digunakan oleh publik.
Seperti masjid Nurul Falah di Desa Wonojati, Kecamatan Jenggawah, Jember yang menyediakan tempat terapi ikan untuk pengunjung.
Kolam ikan terapi ini dibangun sejak tahun 2016. Ada dua jenis ikan didalam kolam yaitu Garra Rufa dan Cyprinion Macrostomus.
Kolam ikan ini dibangun setelah pengurus masjid menyadari jamaahnya yang terus berkurang.
Kemudian pihak masjid Nurul Falah berinisiasi membangun kolam untuk terapi ikan.
Imam Masjid Nurul Falah, Nur Kholis mengatakan semenjak dibangunnya kolam ikan terapi, jemaah yang beribadah kemasjid kian bertambah, mulai dari warga sekitar hingga luar desa.
“Karena masjidnya berada di pelintasan jalan utama menuju kota jember dari ambulu, sehingga banyak pengendara yang istirahat, ditambah tempat bersantai kolam ikan terapi,” jelasnya
Ada dua kolam yang disediakan pengurus masjid masing – masing berisi ribuan ikan Garra Rufa dan Cyprinion Macrostomus.
Untuk dapat menikmati sensasi terapi ikan di masjid Nurul Falah pengunjung tidak dikenai biaya apapun alias gratis.
Namun pengurus masjid hanya menyarankan untuk mengisi kotak amal.
“Pengunjung yang datang tidak dikenakan biaya, tapi kalau bisa ngisi kotak amal yang disediakan di depan masjid seikhlasnya,” lanjutnya
Lebih lanjut, Kholis mengatakan kegiatan masjid tersebut tidak hanya kegiatan salat lima waktu saja, melaikan juga sering digunakan untuk kegiatan keagamaan, terutama kegiatan yang diselenggarakan oleh pengurus Nahdlatul Ulama.
Selain itu, Masjid Nurul Falah juga dijadikan sebagai tempat anak-anak mengaji setiap harinya.
“Kegiatan mengaji setiap menjelang maghrib sampai setelah isya,” ucapnya, dia berharap anak-anak yang biasa mengaji di masjid tersebut terus istiqomah menjadi penghuni masjid.
Editor : Halo Jember