Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas dalam prees rilis di website setkab.go.id pada 7 Mei 2024 kemarin, menyampaikan, seleksi CPNS sekolah kedinasan akan dimulai pada bulan Mei 2024. Anas menjelaskan, tahun 2024 Kementerian PANRB menetapkan persetujuan pada delapan instansi penyelenggara sekolah kedinasan dengan alokasi 3.445 formasi. Instansi tersebut adalah
Selain CPNS sekolah kedinasan, pada bulan Juni mendatang pemerintah juga akan membuka rekrutmen CASN di seluruh tanah air. Yaitu CPNS jalur umum dan PPPK. “Kami targetkan pendaftaran CASN dimulai Juni 2024,” ujar Anas.
Pihaknya telah memberikan persetujuan 1,2 juta formasi ASN dengan alokasi 427.650 formasi pada instansi pusat dan 862.174 formasi pada instansi daerah. Jumlah tersebut merupakan bagian dari tahap awal pemenuhan kebutuhan 2,3 juta ASN yang akan direkrut secara berkelanjutan.
Berikut ada 50 lembaga, baik di tingkat kabupaten hingga kementerian yang telah mengumumkan jumlah formasi yang dibutuhkan.
- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu)
Total 18.557 formasi untuk CASN 2024.
CPNS: 1.984 formasi
PPPK: 16.573 formasi.
Baca Juga: VIRAL!! Moge Harley Davidson Masuk Jalur Mobil di Jembatan Suramadu. Gak Bahaya Ta?
- Kementerian Sosial (Kemensos)
Total kebutuhan 40.839 formasi CASN
CPNS: 266 formasi, terdiri dari 125 tenaga teknis dan 141 tenaga kesehatan
PPPK: 40.573 formasi, mencakup 40.508 tenaga teknis dan 65 tenaga kesehatan.
- Kementerian Perhubungan (Kemenhub)
Kebutuhan PPPK dan CPNS 2024: 18.017 formasi,
Perincian: CPNS: 1.391 formasi
PPPK: 16.626 formasi.
- Kementerian Kesehatan (Kemenkes)
Total 23.200 formasi CASN 2024
CPNS: 8.607 formasi
PPPK: 14.593 formasi.
Nantinya, jumlah kebutuhan tersebut akan disebar di sejumlah kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah.
- Kemenag Kementerian Agama (Kemenag)
Kemenang menjadi instansi pemerintah yang akan membuka formasi CASN terbanyak sepanjang rekrutmen tahun ini, dengan total 110.553 formasi.
Perincian formasi CPNS: 20.772 formasi
PPPK: 89.781 formasi.
- Kementerian PUPR Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)
Total membuka 26.319 formasi CASN 2024
CPNS: 6.385 formasi tenaga teknis dan 3 tenaga kesehatan
PPPK: 19.931 formasi tenaga teknis.
- Kemendikbud Ristek Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek)
Total membuka 40.541 formasi CASN 2024
CPNS: 15.462 formasi
PPPK: 25.079 formasi.
Formasi tersebut akan ditempatkan di pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
- Mahkamah Agung (MA)
Melalui konferensi pers progres pengadaan ASN 2024, Jumat (3/5/2024), Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar merinci kebutuhan nasional formasi di Mahkamah Agung (MA) sebanyak 20.000 formasi.
Khusus 2024, tahap awal telah disetujui sebanyak: CPNS: 4.949 formasi,
Sebagian untuk analis perkara peradilan yang diproyeksikan menjadi calon hakim PPPK: 9.276 formasi.
- Kejaksaan Agung (Kejagung)
Kebutuhan nasional formasi di Kejaksaan Agung (Kejagung) total 40.000 formasi. Dari jumlah tersebut, tahap awal disetujui sejumlah: CPNS: 9.694 formasi
PPPK: 1.609 formasi.
- Pemerintah Kabupaten Siak, Riau
CPNS: 25 formasi PPPK: 969 formasi.
- Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, Aceh
CPNS: 94 formasi
PPPK: 371 formasi.
Baca Juga: Toyota NAV1, Alphard Versi Murah yang Gagal di Indonesia. Berapa Harga Bekasnya Setara LCGC
- Pemerintah Kabupaten Langkat, Sumatera Utara
CPNS: 100 formasi
PPPK: 1.400 formasi.
- Pemerintah Kota Jambi, Jambi
CPNS: 723 formasi
PPPK: 3.295 formasi.
- Pemerintah Kota Bengkulu, Bengkulu
CPNS: 113 formasi.
- Pemerintah Kota Pekanbaru,
Riau CPNS: 250 formasi PPPK: 350 formasi.
- Pemerintah Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat
CPNS: 1.666 formasi
PPPK: 1.131 formasi.
- Pemerintah Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan
CPNS: 205 formasi PPPK: 8.000 formasi.
- Pemerintah Kabupaten Aceh Besar, Aceh
CPNS: 100 formasi PPPK: 1.000 formasi.
- Pemerintah Kabupaten Sarolangun, Jambi
CPNS: 300 formasi PPPK: 3.306 formasi.
Baca Juga: Pemandian Air Panas Blawan Bondowoso, Mata Airmya Dipercaya Bikin Awet Muda
- Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung
CPNS: 40 formasi PPPK: 1.290 formasi.
- Pemerintah Kabupaten Kampar, Riau
CPNS: 1.634 formasi PPPK: 6.086 formasi.
- Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara)
CPNS: 65 formasi PPPK: 1.403 formasi.
- Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim)
CPNS: 261 formasi PPPK: 9.195 formasi.
- Pemerintah Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah
CPNS: 52 formasi PPPK: 101 formasi.
- Pemerintah Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan
CPNS: 39 formasi PPPK: 516 formasi.
- Pemerintah Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat
CPNS dan PPPK: 560 formasi.
- Pemerintah Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah CPNS: 318 formasi PPPK: 1.112 formasi.
- Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat CPNS: 35 formasi PPPK: 465 formasi.
- Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat CPNS: 258 formasi PPPK: 2865 formasi.
- Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) PPPK: 800 formasi.
- Pemerintah Kabupetan Gorontalo, Gorontalo CPNS: 94 formasi PPPK: 366 formasi.
- Pemerintah Kota Depok, Jawa Barat CPNS: 30 formasi tenaga kesehatan dan 83 tenaga teknis PPPK: 310 guru, 51 tenaga kesehatan, dan 23 tenaga teknis.
- Pemerintah Kota Bandung, Jawa Barat CPNS dan PPPK: 838 formasi.
- Pemerintah Kabupetan Sumedang, Jawa Barat CPNS: 200 formasi PPPK: 400 formasi.
Photo - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah CPNS: 265 formasi PPPK: 4.181 formasi.
- Pemerintah Kota Pekalongan, Jawa Tengah CPNS: 50 formasi PPPK: 150 formasi.
- Pemerintah Kota Surabaya, Jawa Timur CPNS: 680 formasi PPPK: 2.109 formasi.
- Pemerintah Kabupetan Rembang, Jawa Tengah CPNS: 8 formasi tenaga kesehatan dan 50 tenaga teknis PPPK: 491 guru, 78 tenaga kesehatan, dan 2.384 tenaga teknis.
- Pemerintah Kabupetan Situbondo, Jawa Timur CPNS: 25 formasi PPPK: 321 guru, 50 tenaga kesehatan, dan 75 tenaga teknis.
- Pemerintah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) CPNS: 9 formasi guru, 13 tenaga kesehatan, dan 80 tenaga teknis PPPK: 96 guru, 87 tenaga kesehatan, 341 formasi khusus tenaga harian kontrak (THK) atau kategori II (K2), dan 59 non-THK.
- Pemerintah Kabupetan Bima, NTB CPNS: 100 formasi PPPK: 2.050 formasi. 42. Pemerintah Kabupetan Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) CPNS: 500 tenaga kesehatan, 1.000 tenaga teknis PPPK: 89 guru, 87 tenaga kesehatan, dan 900 tenaga teknis.
- Pemerintah Kabupetan Manggarai Barat, NTT CPNS: 312 formasi tenaga kesehatan dan 439 tenaga teknis PPPK: 1.075 guru, 77 tenaga kesehatan, dan 641 tenaga teknis.
- Pemerintah Kabupetan Nagekeo, NTT CPNS: 102 formasi tenaga kesehatan dan 332 tenaga teknis PPPK: 201 guru, 503 tenaga kesehatan, dan 290 tenaga teknis.
- Pemerintah Kabupetan Rote Ndao, NTT CPNS: 948 tenaga kesehatan dan 482 tenaga teknis PPPK: 240 guru, 64 tenaga kesehatan, dan 725 tenaga teknis.
- Pemerintah Kabupetan Timor Tengah Utara, NTT
CPNS: 125 formasi PPPK: 875 formasi.
- Pemerintah Kabupetan Biak Numfor, Papua CPNS: 331 formasi PPPK: 100 formasi.
- Pemerintah Kabupetan Sorong Selatan, Papua Barat Daya CPNS: 275 formasi umum dan 546 formasi khusus honorer.
- Pemprov Papua Selatan CPNS: 800 formasi untuk orang asli Papua (OAP) dan 200 formasi untuk non-OAP.
- Pemerintah Kabupetan Mappi, Papua Selatan CPNS: 150 formasi PPPK: 2.637 formasi.
Guna melihat formasi CPNS dan PPPK 2024 selengkapnya, dapat terus memantau informasi di situs resmi SSCASN milik BKN.
Editor : Halo Jember