Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Hamparan Bunga Refugia Jadi Primadona, Warga Lumajang Berbondong-bondong Datang Bersama Keluarga

Sidkin • Selasa, 6 Mei 2025 | 02:03 WIB
INDAH: Pemandangan taman bunga saat pelaksanaan Gerbas Tani di Rowokangkung Lumajang, akhir tahun lalu. (ATIEQSON MAR IQBAL/RADAR SEMERU)
INDAH: Pemandangan taman bunga saat pelaksanaan Gerbas Tani di Rowokangkung Lumajang, akhir tahun lalu. (ATIEQSON MAR IQBAL/RADAR SEMERU)

LUMAJANG, Halo Jember - Bunga refugia berwarna-warni yang sengaja ditanam di lahan pertanian memiliki maksud untuk menarik perhatian hama. Namun, siapa sangka lewat ide kreatif warga Desa Kedungrejo, Kecamatan Rowokangkung, Lumajang, justru menjadikan obyek wisata yang menarik.

“Bagus taman bunganya, saya ke sini akhir tahun kemarin. Banyak bunga berwarna-warni. Saya datang bersama keluarga, sekalian beli sayuran di sana (Desa Kedungrejo, Red),” kata Firda, warga Lumajang.

Meskipun hanya digelar beberapa kali dalam setahun, kreatif warga tersebut dijadikan salah satu event unggulan Lumajang.

Rencananya tahun ini event Gerakan Belanja Sayuran Langsung ke Petani (Gerbas Tani) digelar pada tanggal 20-26 Juli 2025 mendatang.

Ketua pelaksana Gerbas Tani Wiyoko mengatakan, varietas bunga yang ditanam tidak berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

Jenis bunga itu tetap dipertahankan memenuhi lahan yang bakal digunakan nanti. Akan tetapi, pihaknya bakal memperluas lahan itu.

“Persiapan kami sudah mulai penataan ulang lahan. Ada beberapa sentuhan perubahan-perubahan. Hari ini sudah mulai pembersihan lahan. Kalau varietas tanamannya sih sama, mungkin ada sedikit perubahan sedikit. Ada pelebaran dan penambahan taman,” katanya.

Berbagai jenis bunga refugia yang banyak ditanam di lahan pertanian itu antara lain bunga marigold, bulu ayam, dan celosia.

Selain itu juga ada bunga matahari, kembang kertas, knikir, serta pinca yang tumbuh subur. “Fungsi bunga-bunga ini juga diyakini sebagai pengusir hama,” terangnya.

 

Rencananya, taman bunga yang mulai dikenal sebagai salah satu objek wisata itu bakal dibuka lebih lama.

Tidak hanya pada saat event Gerbas Tani saja, melainkan hingga beberapa waktu selama bunga di taman tersebut mekar merata.

“Kalau tahun ini, kami rencanakan dibuka lebih lama. Begitu sesi pertama usai, kami akan laksanakan lagi. Kalau taman bunganya layak dan masih bermekaran, ya, dibuka lagi,” terangnya. (son/dwi)

Editor : Sidkin
#lahan #bunga #lahan sawah #refugia #hama #lumajang