Halo Jember - Bagi pencinta budaya, vihara bisa menjadi salah satu destinasi wisata yang menarik dikunjungi. Namun sebelum datang ke tempat itu, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan.
Vihara adalah tempat ibadah umat Buddha. Meski demikian, vihara juga banyak dikunjungi umat non-Buddha.
Mereka yang datang biasanya untuk berwisata. Sebab ada banyak budaya dan sejarah yang terdapat di vihara.
Maka dari itu, siapa saja yang datang, wajib menjaga sikap meski hanya sekadar berwisata.
Berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan agar wisata di vihara nyaman dan menyenangkan.
1. Lepas Alas Kaki dan Topi
Vihara adalah tempat ibadah dan sakral bagi umat Buddha. Oleh karena itu sejumlah vihara mewajibkan pengunjung untuk melepas sepatu atau alas kaki, khususnya ke tempat sembahyang. Begitu masuk tempat sembahyang, segera lepas alas kaki tanpa diminta.
Begitu juga dengan topi. Memakai topi di vihara dianggap tidak menghormati kepada umat Buddha. Sehingga sebelum memasuki area vihara, jika Anda memakai topi, segera lepas dan simpan topi tersebut.
Baca Juga: Bukan Umat Buddha tapi Ingin Mengunjungi Vihara, Bolehkah Jadi Wisata?
2. Jangan Berisik
Jangan mengeluarkan suara yang terlalu keras. Berbicaralah dengan suara pelan atau lirih. Sebab hal itu untuk menghormati umat Buddha yang beribadah atau tengah bermeditasi maupun berdoa.
3. Kenakan Pakaian yang Sopan
Memasuki tempat ibadah sudah seharusnya mengenakan pakaian yang sopan. Hindari menggunakan celana pendek, tank top, atau rok di atas lutut.
Ini sebagai bentuk penghormatan, karena bagaimana pun vihara adalah tempat ibadah.
4. Jangan Sentuh Patung Buddha
Dilarang menyentuh atau bersandar pada altar, patung suci, atau peralatan ritual apalagi tanpa izin.
Jika penasaran dan ingin memegang patung, Anda harus minta izin kepada pengurus atau petugas vihara.
Baca Juga: Detik-Detik Waisak 2025: Ini Tempat, Tanggal, dan Lokasinya
5. Bertanya sebelum Mengambil Foto
Jangan memfoto sembarangan. Jika ingin foto, perhatikan apakah ada tanda "Dilarang Memotret", karena beberapa ritual bersifat privat.
Jika ingin mengambil foto, mintalah izin kepada pengurus atau petugas terhadap apa dan di mana saja yang bisa diambil dokumentasi.
6. Makan dan Minum di Vihara
Kebersihan menjadi hal penting yang patut diperhatikan. Makan dan minum di area ibadah memang dilarang. Tapi banyak vihara memiliki kantin vegetarian yang boleh Anda coba.
7. Tidak Masuk Ruangan Sembarangan
Beberapa area vihara tertutup untuk umum, seperti ruang biksu atau tempat ritual khusus. Sebagai pengunjung, hormati aturan itu.
Itu dia beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum berwisata ke vihara.
Pengurus vihara biasanya ramah dan siap menjelaskan aturan, maka dari itu jangan ragu bertanya sebelum menjelajahi vihara, ya.
Dengan mematuhi etika ini, kamu bisa menikmati wisata vihara tanpa menyinggung keyakinan umat Buddha.*
Penulis: MG25 Ailatul Miza Zulfa
Editor : Sidkin